Artikel Baru

Fitri Yenti dan Katedra Rajawen: Dari Sekedar Iseng Jadi Jodoh

2 comments:



Jadi begini, ceritanya Kampung Fiksi mewawancarai penulis novel “Satu Cinta Dua Agama”. Dan seperti biasanya, wawancara diadakan secara online di antara kesibukan para penulis dan kru Kampung Fiksinya (udah kayak anggota dewan aja ya sibuknya :D). Jadi ini salah satu wawancara terlama dan tersibuk yang pernah dilakukan, sebab dibarengi dengan memasak, makan, berdandan dan bahkan sambil berjalan-jalan. Asyik kan ;)

Oke, mari kita mulai mengenal sosok-sosok di belakang novel “Satu Cinta Dua Agama” ini, siapa lagi kalau bukan Fitri Yenti dan Pak Katedra Rajawen. 

Sumber gambar: Facebook Fitri Yenti


Jenis-jenis Opening Line Yang Bisa Kamu Pakai Untuk Tulisanmu

8 comments:
Cobalah mulai membaca sebuah buku. Apa yang akan kamu lakukan ketika prolog atau adegan pembuka dalam buku tersebut tidak menarik sama sekali? Kamu pasti akan meninggalkan buku itu begitu saja. Bagian pembuka dalam sebuah naskah sangat penting peranannya. Apabila kamu sedang menulis naskah novel, bagian awal ini harus mendapatkan perhatian besar agar menarik pihak penerbit sebagai pihak pertama yang perlu kamu buat terkesan.
Bagian awal dari sebuah cerita atau biasa disebut opening line merupakan bebrapa kalimat pertama yang membuka cerita. Buatlah opening line yang menarik perhatian pembacamu, agar mereka meneruskan membaca ceritamu sampai tuntas.

Image from http://soulpancake.com/activities/view/1036/the-starting-line.html

Berikut ada beberapa jenis opening line yang bisa kamu pilih dan sesuaikan dengan genre dan tema cerita yang sedang kamu tulis.

1. Konyol/absurd
Bukalah ceritamu dengan kalimat yang menceritakan kekonyolan atau adegan yang absurd hingga membuat pembacamu geleng-geleng kepala sambil tersenyum.

2. Masam
Buka ceritamu dengan kalimat yang membuat pembacamu ikut merasakan kegetiran si tokoh utama.

3. Suram
Kesuraman di awal cerita biasanya memancing rasa penasaran pembaca untuk mencari penyebab dari gelapnya ceritamu.

4. Ceritakan sebuah rahasia
Pembaca akan ikut merasakan sebuah sensasi yang berbeda saat kamu berbagi rahasia tergelap tokoh utama kamu sejak awal cerita.

5. Sinis
Kesinisan di awal cerita bisa memancing "kegairahan" tersendiri bagi pembaca, karena biasanya kalimat sinis selalu menancap di hati lebih lama.

6. Membingungkan
Membangun sebuah adegan pembuka yang membingungkan bisa membuat pembacamu penasaran dan mencari jawaban di halaman-halaman berikutnya. Tapi hati-hati, jika kamu tidak lihai, ceritamu bisa berbalik tidak logis. Kamu tetap harus mengatur plot agar semuanya saling terkait sejak awal hingga akhir dan ada penjelasan yang masuk akal untuk tiap kejadian.

7. Enigmatic.
Ini hampir sama dengan poin 6, hanya saja kadar membingungkannya lebih kompleks. Kamu butuh latihan menulis dan banyak membaca referensi novel-novel yang kompleks.

8. Menjelaskan sesuatu
Kejelasan di awal cerita bisa juga memancing pembaca untuk mencari pangkal dari ceritamu di bagian akhir.

9. Firasat
Untuk pembaca yang supertisius, membuka cerita dengan sebuah firasat bisa menjadi pancingan yang menggelitik mereka untuk meneruskan membaca.

10. Ketabahan
Kalimat pembuka yang menggambarkan ketabahan juga bisa memancing emosi pembaca sejak awal.

11. Kalimat mengundang
Ini sepertinya mudah, tapi sebenarnya sulit sekali membuat kalimat yang "mengundang" minat pembaca. Kamu perlu latihan dan banyak membaca.

12. Kalimat bernas
Untuk kisah-kisah inspiratif, awali cerita dengan kalimat yang bernas/berisi dan menggugah semangat pembaca.

13. Kalimat puitis
Untuk banyak penggemar romance, kalimat awal yang puitis sudah cukup membuat pembaca bertahan dan terus membaca.

14. Kalimat pembukaan yang tidak biasa
Jangan memakai, "Pada suatu hari" tapi carilah opening line yang lebih menarik tapi maknanya sama, yakni membuka cerita.

15. Romantis
Mirip dengan opening line puitis tadi, tapi lebih ke penggambaran adegan awalnya yang romantis.

16. Sarkastik
Kadang membuka cerita dengan sarkasme juga bisa memancing pertanyaan pembaca mengapa cerita diawali oleh sarkasme, apa penyebabnya?

17. Tak terduga
Buka ceritamu dengan kalimat yang menceritakan sesuatu yang belum bisa diduga arahnya.

Itu tadi beberapa jenis opening line yang bisa kamu pakai di dalam ceritamu. Teori ini tidak semudah kelihatannya. Perlu banyak latihan dan membaca. Selamat mencoba. ^_^

Sumber:  http://socialpolitan.org/fiction-writing-craft/m/articles/index/

[RabView]: Manisnya Macaroon Love

3 comments:
Ini adalah salah satu Rubrik (atau kolom ya?) di KampungFiksi.com
di RabView ini, Sahabat KF semua bisa mendapatkan informasi mengenai buku baru yang diulas oleh si tukang review KF. Dari RabView ini, sahabat KF minimal bisa mempunyai gambaran kira-kira buku apa yang bisa dibeli minggu ini.

Baiklah, untuk edisi perdana RabView kali ini saya akan mengulas bukunya pentolan KF yang baru saja menelurkan (???) buku baru berjudul MACAROON LOVE. Ya, ini adalah bukunya si Mak Winda Krisnadefa.

Selamat membaca.... (HS)

ooOOoo



Siapa yang akan terpikir untuk menyantap french fries dan mencocolkannya kedalam ice cream vanila sundae? Atau siapa yang akan berpikir tentang nama-nama menu restoran yang berbeda dari restoran kebanyakan, seperti suguhan neng Hela atau paket makan berupa nama personal semacam Uni Hamidah, Mpok Ipeh, atau Mang Engkun? Hanya Magali lah yang mempunyai selera unik seperti itu. Magali yang bernama aneh dengan tingkah yang tak kalah nyentrik.

Siapa Magali?

Dia adalah salah satu tokoh rekaan dalam novel terbaru Winda Krisnadefa yang berjudul Macaroon Love. Entah darimana Winda bisa menemukan nama Magali untuk tokoh utama novel terbarunya ini, yang jelas selain bernama aneh –ralat, unik- tokoh ini juga digambarkan memiliki sifat dan karakter yang nyentrik. Novel yang kini mulai hadir di jaringan toko buku Gramedia ini merupakan novel solo kedua Winda setelah sebelumnya Winda hadir dengan Blackbook-nya. Novel ini memberikan cita rasa yang berbeda dengan novel sejenis. Meskipun mengambil tema romansa percintaan, namun Winda mengemasnya dengan background yang tidak umum yaitu dunia kuliner.

Oke, saya bikin sedikit sinopsis Macaroon Love ini. Cerita bergulir dari gugatan Magali terhadap namanya. Nama yang tidak biasa di telinga orang Indonesia. Magali yang memiliki kehidupan yang tidak biasa. Nenek yang nyentrik, Ayah yang bekerja di kapal pesiar selama 10 bulan setiap tahunnya, dan sepupu yang hampir seumuran yang setengah bule kere bernama Beau.

Sejak kecil Magali dibesarkan oleh sang Nenek yang dia panggil Nene. Didikan yang didapat Magali dari Nene adalah “bahwa setiap perempuan itu unik” menjadikan Magali sebagai seorang anak yang nggak mainstream. Bagi Magali kehidupannya tidak sama dengan anak-anak gadis lainnya. Selain karena namanya yang aneh, Magali pun tidak mempunyai kesamaan selera dengan anak-anak gadis lainnya. Inilah yang akhirnya terbawa hingga Magali dewasa.

Selera Magali yang tidak lazim terhadap variasi makanan membawanya berkenalan dengan seorang pria. Ammar. Pekerjaan Magali sebagai freelance writer di sebuah majalah gratisan di ibukota menghantarkan Magali pada sebuah fase kehidupan yang tidak pernah terpikir olehnya bersama Ammar. Di buku ini anda akan dibawa mengenal sisi lain orang-orang yang berkecimpung di dunia kuliner. Ah,  Pokoknya Anda akan menemukan cerita yang menarik deh di tengah-tengah menuju akhir cerita ini.

ini dia Macaroon Love yang renyah dan manis itu... (Doc.HS 2013)

Membuat Outline Novel

6 comments:
Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  

Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup untuk menyelesaikan novel, kita harus punya persiapan matang. Salah satu persiapan yang bisa kita gunakan sebelum membuat novel adalah membuat outline. Berikut ada tips bagaimana membuat outine yang dikutip dari berbagai sumber, semoga bermanfaat.

Peluncuran Buku Pemenang Lomba Novel Qanita Romance

6 comments:


Minggu tanggal 14 April lalu saya berkendara melewati jalan Cikini Raya Jakarta Pusat berputar hingga daerah Gondangdia dan kembali lagi ke Cikini Raya setidaknya tiga kali. Bukan supaya kaki berolah raga menginjak pedal kopling dan gas, tapi karena mencari sebuah alamat. Kafe Tjikini adalah tempat yang ingin saya tuju. Sayangnya, meski telah beberapa kali mengantar anak saya pentas balet di Taman Ismail Marzuki, tetap saja saya asing dengan kafe tersebut. Tiga kali berputar-putar tadi rupanya menjadi syarat untuk menemukan alamat yang saya tuju. Sebuah kafe mungil tepat di sebelah Bakoel Koffie yang terkenal itu (benarkah terkenal? Atau saya saja yang tahunya hanya Bakoel Koffie?). Akhirnya, saya tiba juga di Kafe Tjikini.

Undangan yang saya terima di Blackberry menyebutkan pukul 13.00 acara dimulai. Syukur alhamdulillah, karena lalu lintas lancar, meski ditambah waktu untuk berputar-putar mencari alamat, saya hanya terlambat 30 menit (bangga…). Setengah berlari saya menghampiri pintu masuk kafe. Dan oh ternyata, tidak ada tanda-tanda kerumunan sama sekali. Sambil terus berjalan akhirnya terlihatlah jajaran penonton dan pembicara di sebuah ruangan khusus di bagian dalam kafe. Begitu masuk, yang terasa langsung adalah kehangatan (dalam arti sebenarnya). Kemudian berangsur-angsur menjadi panas karena beberapa kipas angin yang disediakan tidak mampu mengusir hawa panas yang menggigit dari luar. Fiuhh. Mata saya langsung jelalatan meyakinkan diri bahwa memang ruangan yang dipakai kali ini tidak ber-AC.

Daaan…here we go! Meski peluh bercucuran, saya, Gratcia Siahaya dan Ria Tumimomor dari komunitas Kampung Fiksi tetap bersemangat mengikuti peluncuran novel pemenang lomba novel Qanita Romance. Di atas panggung, terlihat Benny Rhamdani dan Kurnia Effendi mendampingi juara 1,2 dan 3 lomba tersebut. Acara dibuka dengan pembacaan beberapa paragraf novel Seven yang dinobatkan sebagai juara 1 lomba. Kemudian dipandu oleh MC dari Goodreads Indonesia, satu per satu pembicara dan pemenang menyapa pengunjung dengan memperkenalkan diri.
Pembacaan beberapa paragraf dari novel Seven Days

Ngeksis duluan-Ria,G and Me:)
Usai perkenalan, Benny Rhamdani selaku salah satu juri mengemukakan beberapa pertimbangan yang mendasari pemilihan pemenang pada lomba novel ini. Menurutnya, dari sekitar hampir 400 naskah yang masuk, hanya sedikit yang isinya mengena/sesuai dengan tema yang dicari, yaitu ‘young romance’ atau bisa disebut tema percintaan anak muda. Tidak sedikit naskah yang berisi semacam catatan harian sang penulis dalam berbagai kegiatan, curahan hati pegawai negeri, dan lain sebagainya yang sudah tentu tidak memenuhi kriteria tema yang diinginkan. Setelah memperoleh 20 naskah, tiga orang juri yang ditunjuk (Benny Rhamdani sendiri, Kurnia Effendi dan Clara Ng) mulai memilih naskah mana saja yang berhak masuk sebagai 10 besar yang akan dibukukan. Penjurian menurutnya makin alot kala ketiga juri tersebut diharuskan memilih 3 besar dari 10 naskah hasil penyaringan akhir. Karena hampir tiap naskah mempunyai kekuatan sendiri-sendiri yang menyebabkan perdebatan panjang antar juri. 
Benny Rhamdani dan Kurnia Effendi
Sementara Kurnia Effendi membahas masing-masing karya juara lomba tersebut dimulai dari juara 3. Novel berjudul “Always be in Your Heart” (karya Shabrina WS) yang menduduki juara 3 menurutnya mengusung tema perpisahan pasangan muda karena perbedaan keputusan di Timor Timur pasca referendum dengan indah. Bahasa yang digunakan paling layak disebut sebagai sebuah karya sastra. Juara 2 ditempati oleh novel berjudul “Marginalia” (karya Dyah Rinni) yang memiliki kekuatan pada tema yang diangkat. Tema unik tentang cacatan pinggir pada sebuah buku sangat jarang ditemukan. Juara pertama yaitu novel berjudul "Seven Days" (karya Rhein Fathiya) dipilih lebih karena mengetengahkan tema yang sedang tren. Kisah dua insan yang mengalami cinta lokasi dalam sebuah perjalanan ini dianggap dewan juri merupakan gabungan dari travelling story dan young romance story yang sedang laku di pasaran. Selain mengemukakan pendapatnya tentang ketiga pemenang, Kurnia Effendi juga menggarisbawahi hal-hal penting yang sebaiknya dimiliki oleh seorang penulis. Empat hal yang dianggap penting yaitu: kejujuran dalam berkarya, setia pada passion menulis, konsisten dalam berlatih dan bertanggung jawab terhadap tulisan yang dihasilkan.

Acara ditutup oleh sesi tanya jawab. Sebagian besar pertanyaan berisi keingintahuan pengunjung tentang proses kreatif yang dilakukan para pemenang dalam menghasilkan karya-karyanya. Selain sesi tanya jawab, penerbit Mizan selaku penyelenggara memberikan kuis berhadiah buku. Sayang saya dan teman-teman dari Kampung Fiksi belum berkesempatan memperoleh hadiah kuis tersebut. Tapi setidaknya kami sudah mendapatkan ketiga novel juara yang terdapat dalam goodie bag yang dibagikan di awal acara. Tiap goodie bag bukan berisi 3 novel ya (padahal mau saya sih begitu). Tiap goodie bag hanya berisi 1 novel. Karena kami hadir bertiga, jadi lengkap dapat ketiganya.
Rhein Fathiya menjelaskan proses kreatif selama menulis novel Seven Days
Dyah Rinni pemenang kedua
Shabrina WS menjawab pertanyaan pengunjung
Kesempatan berfoto ria dengan para pemenang dan juri tidak kami sia-siakan dong. Udah kepanasan masak nggak foto-foto? (nggak nyambung). Dan inilah hasil jeprat jepret sana sini kami, perwakilan dari Kampung Fiksi. 
Kampung Fiksi dan para pemenang

Kampung Fiksi dan Kurnia Effendi

 
Kampung Fiksi dan Benny Rhamdani
Sampai jumpa di acara peluncuran buku lainnya. Salam hangat dari Kampung Fiksi! Cheers;)

Pemenang #postcardfictionEdisiValentine

13 comments:

Akhirnya setelah bertapa selama kurang lebih sebulan dan meminta bantuan dari juri tamu keren Dina Begum & Citra Rizcha Maya, maka terpilih pemenang utama yang akan mendapatkan hadiah Andromax U dari Smartfren dan kaos KF adalah sebagai berikut:

Pungky Prayitno : Namaku Susan http://galaksipungky.blogspot.com/2013/03/postcardfiction-namaku-susan.html

Ramdhani Nur : Cinta Dua Lelaki http://fiksisekejap.blogspot.com/2013/03/postcardfiction.html

Endorphine karya Ayu Insafi
http://ayuinsafi.blogspot.com/2012/09/endorphine.html


Hanya mereka? Sayangnya pemenang utama hanya mereka bertiga. Tapi, jangan khawatir sahabat KF! Ada 4 dari kalian yang terpilih untuk mendapatkan kaos KF yang kece itu sebagai hadiah hiburan. Mereka yang beruntung adalah:

Ilalang Bilang karya David Ng
http://perkamencerita.blogspot.com/2013/03/postcard-ilalang-bilang.html

Khothibul Umam – Elegi Sepasang Chelonia Mydas
http://sindikatpencurijeruk.wordpress.com/2013/02/27/elegi-sepasang-chelonia-mydas/

Carolina Ratri: Cinta 34a http://www.redcarra.com/cinta-34a/

Lilis Wahyuni : Dara http://lieshadie.wordpress.com/2013/03/04/postcardfiction-dara/

Daaaan...kami juga akan membagikan 3 kaos KF pada peserta yang membuat sendiri kartu pos untuk mengikuti event ini. Mereka adalah

Dwi Agustriani
http://terasimaji.blogspot.com/2013/03/valentine-yang-mengejutkan.html

Elisabeth Murni
http://ranselhitam.wordpress.com/2013/03/09/untukmu-yang-mencintai-kabut-dan-ketinggian/

Putri Fathia
http://mypleasureworld.blogspot.com/2013/03/postcardfiction-halo-disana.html


Bagi para pemenang, mohon untuk konfirmasi lagi alamat kalian ke email di: eventkf at gmail dot com :) Hadiah akan segera dikirimkan pada para pemenang. Selamat bagi kalian dan banyak terima kasih bagi para peserta lain yang telah bersusah payah mengirimkan kartu pos untuk mengikuti event kami.

Sampai jumpa di event berikutnya.


Pemenang Kuis Kampung Fiksi Bagi-bagi T-shirt

13 comments:
Terima kasih untuk semua #Fictionholic yang sudah ikut Kuis Kampung Fiksi Bagi-bagi T-shirt. Karena semua kritik dan sarannya sangat bagus dan membangung, kami menampung semua saran teman-teman dan dengan senang hati mengumumkan bahwa semua yang mengikuti kuis berhak mendapatkan T-shirt perdana Kampung Fiksi limited edition yang disponsori oleh Smartfren.

Berikut nama-nama para #Fictionholic yang berhak mendapatkan T-shirt:

  1. Liany Hendrawati
  2. Sri Sugiarti
  3. Rizky Amalia
  4. Deena Setyowati
  5. Aqua Ilution aka @esvandiarisant
  6. Rinibee
  7. Istantini Setyo 
Silakan kirim alamat lengkap dan no. tel yang bisa dihubungi ke email kampungfiksi@gmail.com untuk pengiriman t-shirt-nya.