Skip to main content

Posts

Showing posts from 2011

Tema dan Geliat Januari 50.000 Kata (J50K)

Dua Agenda Seru Kampung Fiksi Untuk Bulan Januari 2012:


1. Tema Januari 2012: KISAH KELUARGA!

Semangat tahun baru semuanya! Tahun baru, kalender baru, resolusi baru dan tentunya tulisan baru.
Kampung Fiksi sendiri menyambut tahun baru 2012 dengan semangat yang tingginya melebihi jambul Syahrini (baca: tugu Monas). Selain proyek J50k para nekaders, Kampung Fiksi juga membuka pintu dan jendela untuk para penulis keren (ya, kamu!) yang kebetulan tidak ikut proyek J50K atau yang nyambi atau yang punya stok tulisan atau yang memang menyukai tantangan dari kita.
Nah, berhubung Januari adalah bulan paling mengasikan sekaligus paling seru untuk kilas balik, bagaimana kalau tema diusung adalah tentang KISAH KELUARGA.
Pasti pernah kan, memikirkan latar belakang keluarga tokoh-tokoh yang kita lahirkan di cerpen dan novel? Apakah kakek dan nenek si tokoh punya kisah cinta ala Jack dan Rose di Titanic? Bagaimana kalau ternyata Bapak-nya si tokoh adalah agen rahasia? Atau mungkin ibu-nya adalah putri …

[Pemenang 1 Lomba Cerpen Kampung Fiksi] Obrolanku Dengan Tuhan - oleh: Vira Cla

Handphone yang kuletakkan di meja samping tempat tidur berdering. Ada panggilan masuk yang membangunkanku seketika itu. Kulihat layarnya, sebuah private number. Aku benci menjawab panggilan dari nomor yang tak kukenal, apalagi dari nomor rahasia seperti itu. Kututup mukaku dengan bantal seakan ingin menutup diri dari handphone yang terus berdering. Kamarku masih gelap, tak ada cahaya yang mengintip dari gorden jendela yang sedikit terbuka. Sepertinya masih subuh dan masih pantas bagiku untuk melanjutkan tidur setelah begadang semalam.
Aku tertidur hingga menjelang siang. Puting beliung dalam perut ini memaksaku untuk mencari suplai energi. Aku terpaksa bangun, walau mataku masih ingin terpejam. Di dapur, aku menyiapkan sereal dan susu sebagai menu brunch hari ini. Sesaat aku menyuapkan sesendok sereal ke dalam mulut, handphone yang kutinggal di kamar berdering lagi. Tak kuacuhkan. Tak ada hal penting yang harus kulakukan hari ini, jadi aku merasa tak penting untuk dicari oleh sesiapa…

Inilah Para Pemenang Lomba Menulis Cerpen (Post Event Workshop Menulis Kampung Fiksi)!

Haloo! Akhirnya waktu yang ditungg-tunggu datang juga. Semua peserta lomba menulis cerpen Kampung Fiksi tentu sudah tidak sabar untuk mengetahui siapa para pemenang lomba. 

Tim Kampung Fiksi telah memutuskan, ada 4 cerpen yang berhasil meraih hadiah yang disediakan oleh panitia. Empat buah cerpen yang dinilai menonjol secara ide, penceritaan, struktur cerita dan pemilihan kata/bahasa. Karya-karya lain yang tidak menang sesungguhnya hampir sama baiknya, hanya saja kami harus memilih yang terbaik dari yang terbaik, sehingga didapatlah nama-nama berikut:

Juara 1: Vira Cla (Obrolanku Dengan Tuhan), hadiah: Smartphone Blackberry Juara 2: Nastiti Denny (Batas Waktu), hadiah: Handphone Samsung Juara 3: Okti Li (Oti dan Si Dukun) dan Tika Sylvia Utami (Kirana), hadiah: Modem
Karena akhir bulan Desember 2011 semakin dekat, dikhawatirkan para pemenang dan panitia akan disibukkan dengan berbagai acara akhir tahun, maka panitia menghubungi para pemenang sebelum pengumuman ini dibuat. Tadi siang (Sab…

Perpanjangan Lomba Post Event Workshop Perempuan Menulis dan Blogging Kampung Fiksi, Powered by Indosat

Untuk memberi kesempatan pada semua peserta  Workshop Perempuan Menulis dan Blogging bersama Kampung Fiksi, Powered by Indosat,jangka waktu lomba diperpanjang sebagai berikut:

- Lomba dimulai dari 27 November –  10 Desember 2011.
- Pemenang lomba akan diumumkan tanggal 17 Desember 2011.

Buruan, segera umumkan link untuk kisah-kisah menarik yang telah kalian tulis, mumpung diperpanjang. Siapa tahu sebuah smartphone Blackberry akan menjadi milik salah satu dari kalian. Dan Si Gadget Keren itu pasti suka dibawa-bawa merayakan malam Tahun Baru 2012. Yeayyyy...!!!

Pengumuman lomba sebelumnya klik di sini

Terima Kasih Untuk Peserta Workshop Kampung Fiksi

Event offline perdana yang digelar oleh Kampung Fiksi sudah hampir seminggu berlalu. Tapi kesan-kesan mendalam yang kami (penyelenggara) dapatkan masih hangat terasa. Yup, hangat! Kehangatan yang terbentuk selama acara berlangsung sangat berkesan bagi kami. Harapan kami, para peserta pun merasakan hal yang sama.

Sejak awal, kami memang berniat untuk membuat sebuah acara yang jauh dari formal, walaupun materi yang ingin kami sampaikan juga bukan materi asal-asalan. Kami ingin menjalin keakraban dengan teman-teman Kampung Fiksi melalui acara ini.

Sampai saat ini, hal yang paling menakjubkan adalah antusiasme dan semangat para peserta dalam mengikuti Workshop Perempuan Menulis dan Blooging bersama Kampung Fiksi (Powered by Indosat). Tidak ada satu sesi yang terlewat tanpa keramaian dan pertanyaan-pertanyaan yang penuh rasa ingin tahu.

Kami dari Kampung Fiksi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi para peserta workshop. Kita belajar bersama…

Lomba Post Event Workshop Perempuan Menulis dan Blogging Kampung Fiksi, Powered by Indosat

Yeaayy!
Akhirnya Workshop Perempuan Menulis dan Blogging bersama Kampung Fiksi, Powered by Indosat, selesai digelar kemarin (Sabtu, 26 November 2011). Kami selaku penyelenggara mengucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk para peserta. Senang sekali rasanya bisa bertemu dengan teman-teman yang antusias dan bersemangat untuk belajar.

Seperti janji kami, acara Workshop ini masih berlanjut dengan sebuah lomba khusus bagi para peserta yang sudah terdaftar sebagai peserta workshop kemarin. Apa lombanya? Bagaimana mekanismenya? Apa persyaratannya? Dan yang paling penting, apa hadiahnya?

Lomba Post Event Workshop Perempuan Menulis dan Blogging bersama Kampung Fiksi Powered by Indosat
Peserta:
Seluruh peserta yang sudah terdaftar dan memiliki nomor peserta yang tercantum di dalam e-ticket workshop.

Syarat dan ketentuan:
- Peserta menuliskan cerpen dengan tema yang berhubungan dengan sebuah kata yang sudah ditentukan, yaitu: “Handphone”, di blog masing-masing. Jangan lupa, ingat-ingat mater…

Andi Gunawan yang Penuh Kejutan!

Workshop Perempuan Menulis dan Blogging akan dipandu oleh seorang Andi Gunawan, penulis dan penyair muda dengan passion dan talenta yang luar biasa. Yuk, kenalan dengan Ndigun lewat bio singkat ini.
Andi Gunawan. Terlahir di Jakarta, 26 Maret 1988 dan besar di Depok. Sempat menempuh Ilmu Komunikasi Massa selama 4 semester di FISIP UHAMKA, Jakarta Selatan. Pemuda yang tertarik kebahasaan ini gemar sekali mengacak kata serupa sajak, prosa dan racauan lainnya di halaman blog pribadinya dan beberapa portal termoderasi lainnya seperti Kompasiana, Baltyra, dll.
Bersama teman-teman absurdnya, ia bentuk kelompok menulis SPASI. Juga menjadi salah satu penggagas Majelis Sinema LAJAR DJINGGA, forum diskusi yang menjadikan film sebagai media kajiannya. Saat ini ia sedang bekerja sebagai wartawan untuk Majalah Thawaf dan sebuah majalah perusahaan. Selain bekerja ia juga bergiat di Akademi Berbagi, sebuah gerakan sosial bidang pendidikan alternatif.dan sedang mengasah diri menjadi seorang komedian t…

Something About the Sexy and Smart Eka Situmorang Sir

Blogging is a trend nowadays. Kenapa juga kita tidak punya blog untuk mencurahkan isi pikiran dan hati kita? Tapi apa hanya itu? Tentu tidak khan? Blog bisa menjadi ajang untuk berbagi informasi dan bahkan menambah jaringan persahabatan. Tapi tetap saja bagi beberapa diantara kita dilanda kebingungan. Bagimana ya memulai nge-blog itu dan setelah bikin blog apa sih yang mau saya curahkan disana? Maka dalam workshop nanti kami mengundang salah satu blogger cewek yang terbilang aktif untuk berbagi cerita. Dan kami hadirkan sedikit bio mengenai dirinya sebelum kita nanti bertemu muka di acara workshop Perempuan Menulis bersama Kampung Fiksi di Bekasi Cyber Park 26 November 2011.
Eka Situmorang-Sir, perempuan berdarah Batak ini numpang lahir di sebuah kota yang kental dengan budaya keraton Jawa pada Kamis Pahing, hari ke dua puluh tujuh di bulan ke sebelas dalam penanggalan Masehi.
Seorang istri dari Pria bermarga Sir. Penggila warna biru dan sepatu serta menghabiskan waktu senggangnya deng…

Dhira Si Pemberani

Sehubungan dengan salah satu pembahasan workshop Kampung Fiksi mengenai e-publishing, maka kami memutuskan untuk berbincang-bincang sedikit dengan Dhiratara Widhya Co-Founder & Chief Publishing Officer dari PT. Evolitera.
Kalau melihat sepintas penampilannya yang serius, kami tidak menyangka ternyata Dhira adalah cewek yang juga hobi bercanda., Terlihat dari sedikit cerita mengenai dirinya yang bersedia ia bagi bersama kami. Dhiratara, atau yang akrab dipanggil Dhira, lahir di Jakarta, 12 Februari 1989. Ia mengaku sempat menjadi kesayangan guru-guru, kecuali guru agama, di SMA Negeri 14 Jakarta. Tidak kami minta penjelasan ya kenapa  ada perkecualian itu. Ia menyelesaikan 4 tahun kuliah yang baginya amat menyenangkan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, jurusan manajemen, dan lulus pada Agustus 2010.
Dhira bisa dikatakan sebagai kutu buku asli 100% karena bukan hanya senang membaca segala hal yang bisa dibaca sejak kecil, seperti buku tapi juga melahap bacaan berupa brosur oba…

Leila S. Chudori: Bahasa adalah salah satu alat yang mengantar pembaca memasuki dunia alternatif yang kita ciptakan!

Leila Salikha Chudori, demikian nama lengkap salah satu penulis senior Indonesia yang lebih dikenal orang dengan Leila S. Chudori. Ia memulai karirnya sebagai penulis sejak berusia 11 tahun. Bagi yang dulu rajin langganan majalah Hai, si Kuncung dan Kawanku pasti inget pernah membaca hasil karya Leila di sana. Semakin dewasa, hasil karya Leila mulai beredar di majalah Sastra Horison dan Matra.
Wanita kelahiran 12 Desember 1962 yang sekarang bekerja sebagai Redaktur Senior Tempo ini, meluncurkan karya fiksi terbarunya: 9 dari Nadira pada tahun 2009 yang lalu. Asal tahu saja, karya terbarunya ini menjadi pilihan utama para dewan juri hingga menghantar karya ini memperoleh penghargaan sastra dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Nasional. Menarik untuk disimak, komentar Leila S. Chudori mengenai hal ini, "Penghargaan apapun dari berbagai institusi, seperti juga resensi maupun kritik, adalah efek terhadap sebuah buku yang sudah selesai dan sudah diterbit…