Friday, February 18, 2011

For Valentine? Something's Gotta Give, gals :)


Apa ya tontonan yang asik buat Valentine Day? Biasanya sih gue nonton NOTTING HILL…yang IMHO adalah film paling romantic sedunia. 

Tapi menonton film NOTTING HILL sekarang kok bikin gue stress ya… hahahah… Jadinya gue beralih ke film yang direkomendasikan habis sama Indah yaitu Something’s Gotta Give dan sepertinya ini juga bakal jadi film favorit gue karena gak terlalu membawa kita ke awang – awang. Yah, kecuali bagian cerita bahwa si tokoh utama kaya raya sampai bisa punya rumah pantai mewah di Hampton dan bisa jalan – jalan ke Paris.



Film ini dimulai dengan kagetnya Erica Barry (Diane Keaton) penulis cerita panggung terkenal dan saudaranya Zoe (Frances McDormand) menemukan seorang pria asing di rumahnya yang ternyata adalah kekasih puterinya Marin (Amanda Peet).

Pria yang berusia 60-an itu adalah Harry Sanborn (Jack Nicholson) seorang produser music kaya raya dan terkenal karena tetap melajang hingga saat ini. Harry terkenal akan kebiasaannya mengencani wanita – wanita muda dan malam itu ia kena batunya karena terkena serangan jantung. Dr Julian Mercer (Keanu Reeves) yang merawatnya meminta Harry agar jangan melakukan perjalanan jauh. Terpaksa Erica menerima Harry dirumahnya.



Dari saling tidak menyukai akhirnya mereka menjadi saling tertarik satu sama lain. Tapi ketika merasa sudah sembuh, Harry memutuskan untuk kembali ke kota. Erica baru menyadari betapa dalam cintanya pada Harry ketika ia melihat pria itu sudah kembali berkencan dengan wanit a yang lebih mudah. Disaat seperti itu Erica terus menulis cerita berikutnya dan mulai berkencan dengan Dr. Julian…Tapi hatinya tidak bisa bohong. Ketika Harry menyusulnya ke Paris, ia pun mengakui masih mencintai pria itu dan mereka pun akhirnya bersatu.

Film ini membuktikan bahwa cinta itu datang tidak pandang waktu dan usia. Erica diceritakan telah berusia sekitar 50 tahun dan Harry di usia 60-an tahun. Toh mereka bisa bertingkah seperti anak remaja yang tengah tergila – gila satu sama lain. Menemukan sesuatu yang baru dari pasangannya. Menikmati kebersamaan mereka setelah terbiasa tidur sendirian. Dan bagaimana sakitnya patah hati itu hingga membuat Erica menangis berhari – hari. Walau segi positifnya ia jadi punya ide untuk cerita berikutnya. 

Selain itu kita bisa melihat bagaimana kasih sayang antara ibu dan anak. Secara Harry itu kan awalnya mengencani Marin tapi akhirnya ketika tahu ada sesuatu diantara Harry dan ibunya ia pun mundur. Ia pun ikut senang ketika Dr Juilian terlihat jelas menyukai ibunya lebih dari sekedar seorang fans kepada idolanya. Erica juga terlihat menyayangi puterinya dengan selalu siap memberi dukungan dikala puterinya sangat membutuhkan kehadirannya. 

Usia tua bukan berarti otomatis menjadi bijaksana. Lihat saja tokoh Harry Sanborn. Ia harus melalui dua kali “EPISODE” serangan jantung sebelum sadar bahwa ia juga merindukan Erica. Dan bahwa pada Erica lah cintanya betul – betul tulus dan tidak sekadar untuk membuktikan bahwa ia masih sanggup menarik wanita yang berusia jauh lebih muda.

Dan tentunya yang paling menarik adalah bahwa tokoh Erica adalah penulis dan kita lihat bagaimana lucunya ketika ia memasukkan tokoh Harry dalam ceritanya. Tapi karena ia sedang patah hati ketika membuat cerita tersebut, tokoh Harry dengan sukses dimatikan. Hahahah… Enaknya jadi pengarang
Film yang tidak terlalu mengumbar kata – kata romantic dan rasanya seperti kita tengah terlibat didalam kehidupan Erica Barry dalam perjalanannya meraih cinta.

Thank you Indah yaaa buat rekomendasinya yang manteps