Skip to main content

Merayakan Bulan April Di Kampung Fiksi





Fiction Lovers, mau dapat hadiah Blackbook-nya Winda Krisnadefa dari Kampung Fiksi? Yuk ikutan meramaikan bulan April di Kampung Fiksi dengan berpartisipasi dalam: Menuliskan review cerpen-cerpen di Kampung Fiksi atau berkomentar sebanyak-banyaknya di cerpen-cerpen pilihanmu pada blog Kampung Fiksi. Perayaan ini dilaksanakan sejak 1 s/d 30 April 2011.

Para pemenang  diumumkan pada tgl 30 April 2011, yaitu 10 orang komentator/pereview cerpen di blog Kampung Fiksi pilihan para admin Kampung Fiksi, akan mendapatkan @1 buku Blackbook Winda Krisnadefa, 1 orang komentator atau reviewer dengan komentar/review terbaik akan mendapatkan 1 Novel Blackbook + voucher isi ulang sebesar Rp. 100.000 .

Penulis yang review/komentarnya terpilih diminta memberikan no ponsel (melalui email) ke kampungfiksi@gmail.com untuk diisi voucher, dan hadiah tidak dapat diganti dengan uang tunai. Acara ini berakhir pada 30 April 2011.

Gimana? Gampang kan? Karena itu, yuuuk buruan ikutan :)

Yang sudah mereview sepanjang bulan April: (akan di-update bila bertambah)

Meysha Lestari: Mengintip Bunglon di Kampung Fiksi
Princess E Diary: (Review) Perempuan Pengikat Pagi 
Dina Sulistyaningtias: (Review) Tepat Ketika Bibirnya Mengecup Hangat Tepi Keningku
Uleng Tepu: Dua Lelaki Tentang Perempuan (Sebuah Review)
Ma'mar: Warung Kopi Ci Ling (Mungkin Review)
Jingga: Anak (Berharap Ini Termasuk Sebuah Review)
Meddy Danial: Review di Hari Kartini: Lelaki Pagi dan Sarapan Pagi Kami Tadi Pagi

Yang sudah berkomentar sepanjang bulan April: (akan di-update bila bertambah)


Sabil (23)
Drina (24)


Dina Sulistyaningtias (1)
Jingga (3)
Is Ko (2)
Reni (1)
Naim Ali (3)
Daeng Anto (4)
Dede Supriatna (2)
Newsoul (2)
Sang Cerpenis Bercerita (1)
Nuraziz Widianto (1)
Irene (5)
Shelly Yanti (2)

Cerpen-cerpen yang dapat dibaca di Kampung Fiksi:


  1. Pulang
  2. Aku dan Bayu
  3. Anak
  4. Falling In Love Again
  5. Tepat Ketika Bibirnya Mengecup Hangat Tepi Keningku
  6. Serial Empat Perempuan 1
  7. Kepada Lelaki Yang Mencintai Biru
  8. Mampukah Dia Membuatku Tersenyum?
  9. Ijinkan Aku Menjadi Kekasihmu di Surga
  10. Tak Terpisahkan
  11. Seandainya Kamu Tahu
  12. Perempuan Penjual Wadai (1)
  13. Serial Empat Perempuan (2)
  14. Putera Para Monster
  15. Perempuan Penjual Wadai (2)
  16. Tanpa Tujuan
  17. Quin
  18. Winny
  19. Lelaki Pagi dan Sarapan Pagi Kami Tadi Pagi
  20. Prosa Rumput dan Ilalang
  21. Sulis, Polisi Cantik
  22. Bi Enung
  23. Via si Dokter Muda
  24. Perempuan Pengikat Pagi
  25. When Doubt Mee Faith
  26. Uang
  27. Percayalah, Empat Bilik Jantung Ini Milikmu
  28. Penulis, Itu Pekerjaanku
  29. Rahasia
  30. Serial Empat Perempuan (3)
  31. Surat Cinta Samudera Kepada Langit
  32. Maryam
  33. Aku dan Hujan
  34. Warung Kopi Ci Ling
  35. Serial Empat Perempuan (4)
  36. Mimpi Tania
  37. Serial Empat Perempuan (5)

Popular posts from this blog

(Berbagi Pengalaman) Prosedur Umum Menerbitkan Buku Melalui Penerbit Besar

Banyak penulis yang belum berpengalaman menerbitkan buku melalui penerbit besar mengalami kebingungan saat sudah mendapat “lampu hijau” dari penerbit. Kebingungan ini mungkin disebabkan oleh euforia karena mengetahui karyanya akan segera dibukukan dan akan dipajang di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. Saking bingungnya, penulis akhirnya hanya bisa pasif menunggu apa selanjutnya yang akan dilakukan penerbit dengan naskahnya. Padahal masih banyak prosedur yang melibatkan penulis secara aktif, sampai buku itu terbit.

Soal bagaimana menembus penerbit, Kampung Fiksi sudah membahasnya di sini. Nah, bagaimana selanjutnya? Suatu hari penerbit menghubungi kamu via email atau telepon, mengabarkan berita yang sudah begitu lama kamu tunggu-tunggu, “Naskahnya mau kita terbitkan. Tunggu kabar selanjutnya dari kami, ya!” Woggh! Silakan merayakan kebahagiaanmu. Tapi jangan lama-lama. Mulailah mengikuti secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan terbitnya buku kamu.

Fase selanjutnya setelah mendap…

Membuat Outline Novel

Mau belajar menulis fiksi: cerpen/novel/editing, bisa bergabung di Kelas Online KF dan belajar sesuai waktu dan kebutuhanmu. Untuk informasi lengkap silakan kirim email ke kelasonlinekf@gmail.com atau klik gambar untuk mengetahui jenis kelas yang bisa kamu ikuti. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu!
*** Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  
Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup u…

Selingan Semusim: Apakah Atas Nama Cinta Semua Menjadi Halal?

Judul: Selingan Semusim
Penulis: Alaika Abdullah
Tebal: 197 halaman
Genre: Roman-erotis

Selingan Semusim adalah sebuah kisah cinta terlarang antara Novita dan Fajar Kenapa terlarang? Bukan karena perbedaan agama, ideologi atau karena tingkat sosial, melainkan karena mereka berdua sama-sama sudah menikah dan keadaan rumah tangga mereka baik-baik saja.
Kisah cinta ini dibumbui dengan adegan seksual yang diceritakan dengan eksplisit. Karena itulah novel ini memang layak disebut sebagai novel dewasa, 21 tahun ke atas.
Kisahnya sendiri berawal dari perkenalan antara Novita dan Fajar dalam sebuah acara kerja lalu berkembang menjadi sebuah affair yang ternyata berkesan bagi keduanya. Walaupun mereka kemudian berpisah karena memikirkan keutuhan keluarga masing-masing, tetapi mereka tidak saling melupakan.
Tragedi tsunami Aceh juga dimasukkan oleh penulisnya ke dalam cerita ini, dan menjadi salah satu unsur yang mengubah jalan cerita. Kalau dulu Novita adalah seorang isteri yang tidak bisa pe…