Friday, June 10, 2011

Puisi Anie Ramadhanie

Lelakiku


Satu dua tiga batang

Otakmu meregang

Nafasmu tersenggal

Darahmu mendidih

Sebentar...


Inilah expresi hidup

Duniawi hanya sekali

Kelakarmu!




Dari daun nipah

Atau klobot jagung

Berupa filter

Rokok kretek

Sampai cerutu pun ada di kantongmu

Bibirmu bukan lagi berwarna tanah

Ketika engkau biarkan pelangi dan hujan turut melukiskan warna di sana

Lelakiku

Bukan lagi bilangan batang engkau mengecap

Satu dua tiga bungkus

Kini engkau kepulkan

Pagi, siang, sore, malam engkau kulumkan

Dari kolong ranjang sampai atap hunian,

Engkau rajai dengan asap pekat

Hingga hidungku merasa tersumbat!


Untukmu lelaki pengepul asap....


Ani Ramadhanie

Tsuen Wan-New Territories

070611 / 19.25