Skip to main content

Puisi-Puisi Anissa Fitri

INSANITY LOVER

Insanity Lover - #1

Aku ingin kembali ke dunia fiksi yang tanpa batas

Berkeliaran dengan imaji-imaji yang sahut menyahut dengan emosi-emosi menggelora

Menembus sekat-sekat antara aku dan surga

Menyelubungi nadiku dengan aliran kehidupan makhluk Tuhan yang tak terjangkau logika

Insanity Lover - #2

Kau tahu...

Menjaga pikiranku agar tetap waras adalah kemustahilan bila tanpamu

Banyak jenis kegilaan yang memesonaku

Namun kegilaan karenamu adalah yang paling membuatku tergila-gila

Terhanyut dalam mimpi-mimpi kosong yang indah menghanyutkan

Terlempar ke alam imajinasi yang sungguh-sungguh memabukkan

Aku cinta kegilaanku

Karena engkau lah penyebabnya

Insanity Lover - #3

Dunia kita sama saja

Dunia gila

Aku dan kamu saling menggila dalam romansa

Terbuncah-buncah dalam angan-angan cinta yang membuai

Belum tentu jadi nyata

Karena itu lah kita menggila
Sudahlah...

Mari kita reguk saja madu bercampur racun ini

Agar kegilaan segera merasuki celah-celah pikir kita

Dan memupus batas antara maya dan nyata

Insanity Lover - #4

Bait-bait rindu itu tetap tergantung di awang pikiranku

Menunggu kau ulur ke bawah...ke hatiku

Insanity Lover - #5

Sayangku...

Inilah sajak cinta terakhirku

Tariklah nafasmu dahulu

Sebelum kau remuk cintamu
Maaf, jika aku tak sanggup

Menanggung cinta gila yang kini meredup
Selamat tinggal...

Sampai jumpa di keabadian semu

Popular posts from this blog

(Berbagi Pengalaman) Prosedur Umum Menerbitkan Buku Melalui Penerbit Besar

Banyak penulis yang belum berpengalaman menerbitkan buku melalui penerbit besar mengalami kebingungan saat sudah mendapat “lampu hijau” dari penerbit. Kebingungan ini mungkin disebabkan oleh euforia karena mengetahui karyanya akan segera dibukukan dan akan dipajang di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. Saking bingungnya, penulis akhirnya hanya bisa pasif menunggu apa selanjutnya yang akan dilakukan penerbit dengan naskahnya. Padahal masih banyak prosedur yang melibatkan penulis secara aktif, sampai buku itu terbit.

Soal bagaimana menembus penerbit, Kampung Fiksi sudah membahasnya di sini. Nah, bagaimana selanjutnya? Suatu hari penerbit menghubungi kamu via email atau telepon, mengabarkan berita yang sudah begitu lama kamu tunggu-tunggu, “Naskahnya mau kita terbitkan. Tunggu kabar selanjutnya dari kami, ya!” Woggh! Silakan merayakan kebahagiaanmu. Tapi jangan lama-lama. Mulailah mengikuti secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan terbitnya buku kamu.

Fase selanjutnya setelah mendap…

Membuat Outline Novel

Mau belajar menulis fiksi: cerpen/novel/editing, bisa bergabung di Kelas Online KF dan belajar sesuai waktu dan kebutuhanmu. Untuk informasi lengkap silakan kirim email ke kelasonlinekf@gmail.com atau klik gambar untuk mengetahui jenis kelas yang bisa kamu ikuti. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu!
*** Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  
Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup u…

Selingan Semusim: Apakah Atas Nama Cinta Semua Menjadi Halal?

Judul: Selingan Semusim
Penulis: Alaika Abdullah
Tebal: 197 halaman
Genre: Roman-erotis

Selingan Semusim adalah sebuah kisah cinta terlarang antara Novita dan Fajar Kenapa terlarang? Bukan karena perbedaan agama, ideologi atau karena tingkat sosial, melainkan karena mereka berdua sama-sama sudah menikah dan keadaan rumah tangga mereka baik-baik saja.
Kisah cinta ini dibumbui dengan adegan seksual yang diceritakan dengan eksplisit. Karena itulah novel ini memang layak disebut sebagai novel dewasa, 21 tahun ke atas.
Kisahnya sendiri berawal dari perkenalan antara Novita dan Fajar dalam sebuah acara kerja lalu berkembang menjadi sebuah affair yang ternyata berkesan bagi keduanya. Walaupun mereka kemudian berpisah karena memikirkan keutuhan keluarga masing-masing, tetapi mereka tidak saling melupakan.
Tragedi tsunami Aceh juga dimasukkan oleh penulisnya ke dalam cerita ini, dan menjadi salah satu unsur yang mengubah jalan cerita. Kalau dulu Novita adalah seorang isteri yang tidak bisa pe…