Monday, June 6, 2011

Puisi-puisi Elly Suryani

Sebab Kau Juni, Maka Secangkir Kopipun Jadi Puisi

(Sumber Foto : Dokumen Pribadi)

Kurasakan aroma
bukan sekedar aroma kopi
bukan wangi melati meski ia berseri
bukan karena nyanyi kolibri
Ah, aromamu
desahmu
sinarmu
adalah tarian
Sebab kau Juni
pijarkan rona
sibakkan kematian rasa
munculkan rasa yang disebut bahagia
Sebab kau Juni, maka secangkir kopipun jadi puisi

***
Kau dan Aku, Kisah Yang Tercecer Dari MemoPad Handphone Tua

Kukatakan padamu,
kelak sinar mentari akan berdiri bersama sembari kita minum kopi dan saling memeluk bahu
sebab samudra tak cukup luas tuk pisahkan kita
sebab langit kita sama dan angin selalu mempertemukan jiwa kita kemanapun kita mengembara
Kukatakan padmu,
kelak kita akan berdiri bersisian sembari kita memandang hujan meteteskan rintiknya
sebab kau dan aku saling mengukir nama di jiwa-jiwa kita
dan kurasakan sehelai daun jatuh ke bumi di tempatmu saat kau hembuskan namaku padanya
Kukatakan padamu,
kusimpan saja kisah ini pada memopad handphone tuaku
sebab tak kupunya asa apapun,bahkan untuk menyongsongmu
sebab satu "Bejo" saja telah cukup untuk membuatku berkata "Jera"

Sebuah kisah yang kutemukan dari sebuah handphone tua.

(Handphone siapkah itu...?, entahlah)