Skip to main content

Andi Gunawan yang Penuh Kejutan!

Workshop Perempuan Menulis dan Blogging akan dipandu oleh seorang Andi Gunawan, penulis dan penyair muda dengan passion dan talenta yang luar biasa. Yuk, kenalan dengan Ndigun lewat bio singkat ini.

Andi Gunawan. Terlahir di Jakarta, 26 Maret 1988 dan besar di Depok. Sempat menempuh Ilmu Komunikasi Massa selama 4 semester di FISIP UHAMKA, Jakarta Selatan. Pemuda yang tertarik kebahasaan ini gemar sekali mengacak kata serupa sajak, prosa dan racauan lainnya di halaman blog pribadinya dan beberapa portal termoderasi lainnya seperti Kompasiana, Baltyra, dll.

Bersama teman-teman absurdnya, ia bentuk kelompok menulis SPASI. Juga menjadi salah satu penggagas Majelis Sinema LAJAR DJINGGA, forum diskusi yang menjadikan film sebagai media kajiannya. Saat ini ia sedang bekerja sebagai wartawan untuk Majalah Thawaf dan sebuah majalah perusahaan. Selain bekerja ia juga bergiat di Akademi Berbagi, sebuah gerakan sosial bidang pendidikan alternatif.dan sedang mengasah diri menjadi seorang komedian tunggal (stand-up comedian).

Kejutan! merupakan buku tunggal pertamanya berupa antologi prosa diterbitkan LiniKala Publishing, Jogja, 2011. Satu cerita kilatnya yang berjudul Different terpilih sebagai 12 Top Rated English Category of Flash Fiction Challenge by Ubud Writers and Readers Festival 2010. Karya lainnya termuat dalam Kompas.Com, buku Antologi Puisi Festival Bulan Purnama Majapahit Trowulan 2010 dan di kumpulan cerpen Be Strong Indonesia #1 (nulisbuku.com, 2011) serta buku antologi sajak Cinta, Kenangan dan Hal-Hal yang Tak Selesai (Gramedia, 2011).

SilahkanberkunjungkeAndiGunawan di http://ndigun.wordpress.com atau follow TimeLinenya di @ndigun.

Popular posts from this blog

(Berbagi Pengalaman) Prosedur Umum Menerbitkan Buku Melalui Penerbit Besar

Banyak penulis yang belum berpengalaman menerbitkan buku melalui penerbit besar mengalami kebingungan saat sudah mendapat “lampu hijau” dari penerbit. Kebingungan ini mungkin disebabkan oleh euforia karenamengetahui karyanya akan segera dibukukan dan akan dipajang di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. Saking bingungnya, penulis akhirnya hanya bisa pasif menunggu apa selanjutnya yang akan dilakukan penerbit dengan naskahnya. Padahal masih banyak prosedur yang melibatkan penulis secara aktif, sampai buku itu terbit.

Soal bagaimana menembus penerbit, Kampung Fiksi sudah membahasnya di sini. Nah, bagaimana selanjutnya? Suatu hari penerbit menghubungi kamu via email atau telepon, mengabarkan berita yang sudah begitu lama kamu tunggu-tunggu, “Naskahnya mau kita terbitkan. Tunggu kabar selanjutnya dari kami, ya!” Woggh! Silakan merayakan kebahagiaanmu. Tapi jangan lama-lama. Mulailah mengikuti secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan terbitnya buku kamu.

Fase selanjutnya setelah mendap…

Membuat Outline Novel

Mau belajar menulis fiksi: cerpen/novel/editing, bisa bergabung di Kelas Online KF dan belajar sesuai waktu dan kebutuhanmu. Untuk informasi lengkap silakan kirim email ke kelasonlinekf@gmail.com atau klik gambar untuk mengetahui jenis kelas yang bisa kamu ikuti. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu!
***Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  
Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup u…

Selingan Semusim: Apakah Atas Nama Cinta Semua Menjadi Halal?

Judul: Selingan Semusim
Penulis: Alaika Abdullah
Tebal: 197 halaman
Genre: Roman-erotis

Selingan Semusim adalah sebuah kisah cinta terlarang antara Novita dan Fajar Kenapa terlarang? Bukan karena perbedaan agama, ideologi atau karena tingkat sosial, melainkan karena mereka berdua sama-sama sudah menikah dan keadaan rumah tangga mereka baik-baik saja.
Kisah cinta ini dibumbui dengan adegan seksual yang diceritakan dengan eksplisit. Karena itulah novel ini memang layak disebut sebagai novel dewasa, 21 tahun ke atas.
Kisahnya sendiri berawal dari perkenalan antara Novita dan Fajar dalam sebuah acara kerja lalu berkembang menjadi sebuah affair yang ternyata berkesan bagi keduanya. Walaupun mereka kemudian berpisah karena memikirkan keutuhan keluarga masing-masing, tetapi mereka tidak saling melupakan.
Tragedi tsunami Aceh juga dimasukkan oleh penulisnya ke dalam cerita ini, dan menjadi salah satu unsur yang mengubah jalan cerita. Kalau dulu Novita adalah seorang isteri yang tidak bisa pe…