Skip to main content

Lomba Post Event Workshop Perempuan Menulis dan Blogging Kampung Fiksi, Powered by Indosat

Kampung Fiksi mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan pendukung acara Workshop Perempuan Menulis dan Blogging
Yeaayy!
Akhirnya Workshop Perempuan Menulis dan Blogging bersama Kampung Fiksi, Powered by Indosat, selesai digelar kemarin (Sabtu, 26 November 2011). Kami selaku penyelenggara mengucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk para peserta. Senang sekali rasanya bisa bertemu dengan teman-teman yang antusias dan bersemangat untuk belajar.

Seperti janji kami, acara Workshop ini masih berlanjut dengan sebuah lomba khusus bagi para peserta yang sudah terdaftar sebagai peserta workshop kemarin. Apa lombanya? Bagaimana mekanismenya? Apa persyaratannya? Dan yang paling penting, apa hadiahnya?

Lomba Post Event Workshop Perempuan Menulis dan Blogging bersama Kampung Fiksi
Powered by Indosat
Lomba menulis cerpen khusus untuk peserta Workshop Menulis Kampung Fiksi

Peserta:
Seluruh peserta yang sudah terdaftar dan memiliki nomor peserta yang tercantum di dalam e-ticket workshop.

Syarat dan ketentuan:
- Peserta menuliskan cerpen dengan tema yang berhubungan dengan sebuah kata yang sudah ditentukan, yaitu: “Handphone”, di blog masing-masing. Jangan lupa, ingat-ingat materi workshop kemarin tentang menulis cerpen yang baik, ya… 
- Panjang cerpen berkisar 1.000 – 5.000 kata (lebih atau kurang sedikit tidak apa-apa).
- Peserta diharap mengirimkan link URL postingan cerpen tersebut, berikut dengan nama lengkap, nomor handphone dan nomor e-ticket ke kampungfiksi@gmail.com dengan subyek: Link Cerpen Untuk Lomba Workshop Menulis.
- Peserta juga diharapkan memasukkan logo powered by Indosat pada akhir tulisan.
- Lomba dimulai dari 27 November – 4 Desember 2011.
- Pemenang akan diumumkan tanggal 11 Desember 2011.
- Masing-masing peserta boleh mengirimkan maksimal 2 karya.
- Akan dipilih 3 pemenang yang tulisannya dinilai paling menarik, baik secara teknis mau pun penceritaan.
- 3 cerpen pemenang akan ditayangkan di blog Kampung Fiksi sebagai tulisan dari Kontributor Tamu.

Hadiah:
- Pemenang pertama: 1 unit smartphone Blackberry
- Pemenang kedua: 1 unit handphone
- Pemenang ketiga: 1 unit modem portable
*Hadiah dipersembahkan oleh Indosat, Sahabat Blogger dan Netizen*

Jangan tunggu lagi! Cepat tentukan tema ceritamu, bentuk karakter tokoh ceritamu, bayangkan setting kejadian dalam kisah itu, mainkan plot semenarik mungkin! Ow, jangan lupa juga, be creative! Selamat berlomba!

Popular posts from this blog

(Berbagi Pengalaman) Prosedur Umum Menerbitkan Buku Melalui Penerbit Besar

Banyak penulis yang belum berpengalaman menerbitkan buku melalui penerbit besar mengalami kebingungan saat sudah mendapat “lampu hijau” dari penerbit. Kebingungan ini mungkin disebabkan oleh euforia karena mengetahui karyanya akan segera dibukukan dan akan dipajang di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. Saking bingungnya, penulis akhirnya hanya bisa pasif menunggu apa selanjutnya yang akan dilakukan penerbit dengan naskahnya. Padahal masih banyak prosedur yang melibatkan penulis secara aktif, sampai buku itu terbit.

Soal bagaimana menembus penerbit, Kampung Fiksi sudah membahasnya di sini. Nah, bagaimana selanjutnya? Suatu hari penerbit menghubungi kamu via email atau telepon, mengabarkan berita yang sudah begitu lama kamu tunggu-tunggu, “Naskahnya mau kita terbitkan. Tunggu kabar selanjutnya dari kami, ya!” Woggh! Silakan merayakan kebahagiaanmu. Tapi jangan lama-lama. Mulailah mengikuti secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan terbitnya buku kamu.

Fase selanjutnya setelah mendap…

Membuat Outline Novel

Mau belajar menulis fiksi: cerpen/novel/editing, bisa bergabung di Kelas Online KF dan belajar sesuai waktu dan kebutuhanmu. Untuk informasi lengkap silakan kirim email ke kelasonlinekf@gmail.com atau klik gambar untuk mengetahui jenis kelas yang bisa kamu ikuti. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu!
*** Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  
Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup u…

Selingan Semusim: Apakah Atas Nama Cinta Semua Menjadi Halal?

Judul: Selingan Semusim
Penulis: Alaika Abdullah
Tebal: 197 halaman
Genre: Roman-erotis

Selingan Semusim adalah sebuah kisah cinta terlarang antara Novita dan Fajar Kenapa terlarang? Bukan karena perbedaan agama, ideologi atau karena tingkat sosial, melainkan karena mereka berdua sama-sama sudah menikah dan keadaan rumah tangga mereka baik-baik saja.
Kisah cinta ini dibumbui dengan adegan seksual yang diceritakan dengan eksplisit. Karena itulah novel ini memang layak disebut sebagai novel dewasa, 21 tahun ke atas.
Kisahnya sendiri berawal dari perkenalan antara Novita dan Fajar dalam sebuah acara kerja lalu berkembang menjadi sebuah affair yang ternyata berkesan bagi keduanya. Walaupun mereka kemudian berpisah karena memikirkan keutuhan keluarga masing-masing, tetapi mereka tidak saling melupakan.
Tragedi tsunami Aceh juga dimasukkan oleh penulisnya ke dalam cerita ini, dan menjadi salah satu unsur yang mengubah jalan cerita. Kalau dulu Novita adalah seorang isteri yang tidak bisa pe…