Skip to main content

Something About the Sexy and Smart Eka Situmorang Sir


Blogging is a trend nowadays. Kenapa juga kita tidak punya blog untuk mencurahkan isi pikiran dan hati kita? Tapi apa hanya itu? Tentu tidak khan? Blog bisa menjadi ajang untuk berbagi informasi dan bahkan menambah jaringan persahabatan. Tapi tetap saja bagi beberapa diantara kita dilanda kebingungan. Bagimana ya memulai nge-blog itu dan setelah bikin blog apa sih yang mau saya curahkan disana? Maka dalam workshop nanti kami mengundang salah satu blogger cewek yang terbilang aktif untuk berbagi cerita. Dan kami hadirkan sedikit bio mengenai dirinya sebelum kita nanti bertemu muka di acara workshop Perempuan Menulis bersama Kampung Fiksi di Bekasi Cyber Park 26 November 2011.

Eka Situmorang-Sir, perempuan berdarah Batak ini numpang lahir di sebuah kota yang kental dengan budaya keraton Jawa pada Kamis Pahing, hari ke dua puluh tujuh di bulan ke sebelas dalam penanggalan Masehi.

Seorang istri dari Pria bermarga Sir. Penggila warna biru dan sepatu serta menghabiskan waktu senggangnya dengan membaca, blogging serta bersenang-senang di dunia sosial media. Menyukai travelling baik wisata alam maupun kuliner. Pernah nekat menjelajah jalan darat (baca: nyetir mobil sendiri) dari Jakarta ke Sumatera juga menyusuri aspal panas Pantai Utara Pulau Jawa hingga berakhir di Lombok Nusa Tenggara Barat demi sebuah sensasi bernama “petualangan”.

Meraih gelar Magister dalam Ilmu Komunikasi dari Universitas Indonesia setelah sebelumnya Eka berhasil menyelesaikan kuliah program Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Negeri Jakarta. Setelah itu Eka Situmorang-Sir melanglang buana dengan bekerja di berbagai perusahaan asing mulai dari staff Human Resource, Public Relation hingga Marketing Communication. Namun pada akhirnya, hati kecilnya memanggil untuk mengabdi pada negara, dan saat ini berkecimpung di dunia pemerintahan.

Mulai mengenal blog pada bulan Maret 2009 atas saran temannya yang gemas melihat notes-notesnya di Facebook tidak terdokumentasi dengan baik. Corat-coret awalnya ada di blog gratisan http://ceritaeka.wordpress.com. Setelah tiga bulan ngeblog gratisan, atas kebaikan hati salah seorang sahabat blogger, maka Ceritaeka atau yang akrab disapa CE berpindah ke hosting berbayar, dan lahirlah http://ceritaeka.com . Beberapa tulisannya di blog telah memenangkan penghargaan dari kompetisi menulis. Blog telah membawanya mengenal banyak orang dan juga memberinya banyak pengalaman menyenangkan mulai dari wisata gratis hingga bertemu blogger-blogger luar biasa dari berbagai kota. Namun di atas itu semua, blog telah menjadi media untuk berbagi pikiran dan rasa; ajang silahturahmi sekaligus tempat belajar tanpa henti.

Silahkan mampir ke rumah Eka di http://ceritaeka.com atau follow Time Line nya terus di @ceritaeka dan darinya kita mengerti. Mengapa blogging itu asyik banget 

Popular posts from this blog

(Berbagi Pengalaman) Prosedur Umum Menerbitkan Buku Melalui Penerbit Besar

Banyak penulis yang belum berpengalaman menerbitkan buku melalui penerbit besar mengalami kebingungan saat sudah mendapat “lampu hijau” dari penerbit. Kebingungan ini mungkin disebabkan oleh euforia karena mengetahui karyanya akan segera dibukukan dan akan dipajang di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. Saking bingungnya, penulis akhirnya hanya bisa pasif menunggu apa selanjutnya yang akan dilakukan penerbit dengan naskahnya. Padahal masih banyak prosedur yang melibatkan penulis secara aktif, sampai buku itu terbit.

Soal bagaimana menembus penerbit, Kampung Fiksi sudah membahasnya di sini. Nah, bagaimana selanjutnya? Suatu hari penerbit menghubungi kamu via email atau telepon, mengabarkan berita yang sudah begitu lama kamu tunggu-tunggu, “Naskahnya mau kita terbitkan. Tunggu kabar selanjutnya dari kami, ya!” Woggh! Silakan merayakan kebahagiaanmu. Tapi jangan lama-lama. Mulailah mengikuti secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan terbitnya buku kamu.

Fase selanjutnya setelah mendap…

Membuat Outline Novel

Mau belajar menulis fiksi: cerpen/novel/editing, bisa bergabung di Kelas Online KF dan belajar sesuai waktu dan kebutuhanmu. Untuk informasi lengkap silakan kirim email ke kelasonlinekf@gmail.com atau klik gambar untuk mengetahui jenis kelas yang bisa kamu ikuti. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu!
*** Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  
Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup u…

Selingan Semusim: Apakah Atas Nama Cinta Semua Menjadi Halal?

Judul: Selingan Semusim
Penulis: Alaika Abdullah
Tebal: 197 halaman
Genre: Roman-erotis

Selingan Semusim adalah sebuah kisah cinta terlarang antara Novita dan Fajar Kenapa terlarang? Bukan karena perbedaan agama, ideologi atau karena tingkat sosial, melainkan karena mereka berdua sama-sama sudah menikah dan keadaan rumah tangga mereka baik-baik saja.
Kisah cinta ini dibumbui dengan adegan seksual yang diceritakan dengan eksplisit. Karena itulah novel ini memang layak disebut sebagai novel dewasa, 21 tahun ke atas.
Kisahnya sendiri berawal dari perkenalan antara Novita dan Fajar dalam sebuah acara kerja lalu berkembang menjadi sebuah affair yang ternyata berkesan bagi keduanya. Walaupun mereka kemudian berpisah karena memikirkan keutuhan keluarga masing-masing, tetapi mereka tidak saling melupakan.
Tragedi tsunami Aceh juga dimasukkan oleh penulisnya ke dalam cerita ini, dan menjadi salah satu unsur yang mengubah jalan cerita. Kalau dulu Novita adalah seorang isteri yang tidak bisa pe…