Skip to main content

Daftar Cerpen pilihan #cecintaan


Hai hai semuanya...

Setelah 29 hari di Februari berhujankan kata-kata indah dari #cecintaan, kami para penjaga di Kampung Fiksi dimabukkan dengan kurang lebih 200 cerita-cerita indah yang menggores hati. Dengan suka hati kami ungkapkan kegembiraan kami atas antusias kalian dalam partisipasinya di event #cecintaan ini. Namun dengan berat hati pula kami harus mengambil 29 yang terpilih. Sungguh sulit memang menentukan yang harus kami ambil diantara sekian banyak cerpen-cerpen terbaik. Namun pilihan tetap harus dijatuhkan. Dan... inilah 29 cerpen yang terpilih tersebut.
1.      Betis Indah sang Lelaki - Enno Indri
2.      Aku dan Galang - Wahyu Antari
3.      Cinta, Cerita dan Berita - April Tupai
4.      Tiga Gelas O – Maria Ch
5.      Including... You: Cinta Ungu Dungu di Cafe Daun - Sandra Palupi
6.      Devadasi - Enno Indri
7.      Nada dan Warna - Yunita Handayani
8.      Coklat Dari Rico  - Shatikah Fianti
9.      Pria Tak Sempurna  -  Andi Ukka
10.  Banta - Haya Nufus
11.  Trauma Cinta, Tragedi Hati - Citra Rizka
12.  I Miss You - Ayu Insafi
13.  Kirana - Sandra Olivia
14.  Mencintaimu - Dian Mariani
15.  Sister Morphin - Ayu Welirang
16.  Suami - Arini Giska Safitri
17.  Sebuah Awal - Suri Nathalia
18.  Kamu Memang Luar Biasa - Lelly Dwi Ambarini
19.  Cinta Tersembunyi - Nurul Fadilah
20.  Hujan Senja yang Berlalu - Rido Arbain
21.  Cokelat dan Cinta - Odet Rahmawati
22.  Ada Kamu dan Secangkir CaffĂ© Latte - Ririn Tagalu
23.  Di Depan Meja Kopi  - Erlinda Sukmasari Wasito
24.  Pauline - Nastiti Denny
25.  Pulang - Surya Dewandari
26.  Cokelat Untuk Cinta - Fanny YS
27.  Jejak yang terhapuskan - Lina KS
28.  Love Like Killer - Adeliany Azfar
29.  Tidak Bergerak - Putri Widi Saraswati


Keputusan ini sudah bulat dan tidak dapat diganggu gugat.

Selamat buat kalian yang cerpennya terpilih. Terima kasih sebesar-besarnya buat kalian semua yang sudah mengirimkan cerpen-cerpen terbaiknya. Buat yang belum beruntung, jangan berkecil hati, tetap semangat dan nantikan event-event kami selanjutnya.

Salam Fiksi.






Popular posts from this blog

(Berbagi Pengalaman) Prosedur Umum Menerbitkan Buku Melalui Penerbit Besar

Banyak penulis yang belum berpengalaman menerbitkan buku melalui penerbit besar mengalami kebingungan saat sudah mendapat “lampu hijau” dari penerbit. Kebingungan ini mungkin disebabkan oleh euforia karenamengetahui karyanya akan segera dibukukan dan akan dipajang di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. Saking bingungnya, penulis akhirnya hanya bisa pasif menunggu apa selanjutnya yang akan dilakukan penerbit dengan naskahnya. Padahal masih banyak prosedur yang melibatkan penulis secara aktif, sampai buku itu terbit.

Soal bagaimana menembus penerbit, Kampung Fiksi sudah membahasnya di sini. Nah, bagaimana selanjutnya? Suatu hari penerbit menghubungi kamu via email atau telepon, mengabarkan berita yang sudah begitu lama kamu tunggu-tunggu, “Naskahnya mau kita terbitkan. Tunggu kabar selanjutnya dari kami, ya!” Woggh! Silakan merayakan kebahagiaanmu. Tapi jangan lama-lama. Mulailah mengikuti secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan terbitnya buku kamu.

Fase selanjutnya setelah mendap…

Membuat Outline Novel

Mau belajar menulis fiksi: cerpen/novel/editing, bisa bergabung di Kelas Online KF dan belajar sesuai waktu dan kebutuhanmu. Untuk informasi lengkap silakan kirim email ke kelasonlinekf@gmail.com atau klik gambar untuk mengetahui jenis kelas yang bisa kamu ikuti. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu!
***Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  
Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup u…

Selingan Semusim: Apakah Atas Nama Cinta Semua Menjadi Halal?

Judul: Selingan Semusim
Penulis: Alaika Abdullah
Tebal: 197 halaman
Genre: Roman-erotis

Selingan Semusim adalah sebuah kisah cinta terlarang antara Novita dan Fajar Kenapa terlarang? Bukan karena perbedaan agama, ideologi atau karena tingkat sosial, melainkan karena mereka berdua sama-sama sudah menikah dan keadaan rumah tangga mereka baik-baik saja.
Kisah cinta ini dibumbui dengan adegan seksual yang diceritakan dengan eksplisit. Karena itulah novel ini memang layak disebut sebagai novel dewasa, 21 tahun ke atas.
Kisahnya sendiri berawal dari perkenalan antara Novita dan Fajar dalam sebuah acara kerja lalu berkembang menjadi sebuah affair yang ternyata berkesan bagi keduanya. Walaupun mereka kemudian berpisah karena memikirkan keutuhan keluarga masing-masing, tetapi mereka tidak saling melupakan.
Tragedi tsunami Aceh juga dimasukkan oleh penulisnya ke dalam cerita ini, dan menjadi salah satu unsur yang mengubah jalan cerita. Kalau dulu Novita adalah seorang isteri yang tidak bisa pe…