Skip to main content

Daftar para penulis buku 2 The Greatest Love of All


Hai teman- teman, maaf menunggu lama untuk edisi The Greatest Love of All book 2 ini. Akhirnya kami telah selesai mengedit, menyusun dan akhirnya sukses uploading naskah tersebut ke Nulis Buku. Mohon maaf sekali lagi untuk keterlambatannya ya...

Dan tanpa menunda lebih lama lagi, maka inilah para penulis yang mengisi buku 2:





Bunda dan Korea - Lelly Dwi Ambarini
Keajaiban Senyum - Wahida Waris
Romansa di Tepi Sungai - Kakaakin
The Letters - IG Ramadhan
Kertas Merah Maroon - Pratiwi Arie Ulfah
Cinta Yang Tersembunyi - Indri Agustina
You'll Never Let It End - Yuyun Mawaddatur Rohmah
Kenangan Kita - Purba Sari
I'll Be There Jo - Lia Isvaricha Nurida
Takkan Berpaling Darimu - Andi Facino
The Lies We Live In - Anggi Hafiz Al Hakam
I Have Nothing - Siti Nurlaela
Abi, I Will Always Love You – Gie
Dewa Ara - Iput Milishay
You're Still My Man - Anneke Noor
I Will Always Love You, Venesia - Novia Luciana
Ketakutan Safinah – Rere Nia Achmad
Kepingan Kenangan - Sabil Ananda
Hadiah Ulang Tahun - Meilia Alexandra
Terlambat Mengerti – Ika Pratyarini
Andai Bisa Kutawar Takdir - Aulia Gurdi
Kau Keajaibanku - Ari Seti Muhardian
Gone - Puspa Anggita Dyah Hardianti
One Moment In Time With you - Dewi K. Arti
Do You Think About Me? - Nuki Fathimah
Kanthi dan Lida - Juliana Wina Rome
Mencintai Tanpa Syarat - Michael
Kamu Gila, Ya…? - Muhammad Hibban Muttaqien


Saat ini kami masih menunggu proof read dari Nulis Buku jadi sabar ya untuk pemesanannya. Pasti akan kami informasikan jika buku tersebut sudah dapaat dipesan.

Sekali lagi kami dari Kampung Fiksi mengucapkan banyak terima kasih untuk sumbangan naskah yang telah masuk. Ohya, jika kalian ingin tahu tentang royalti dari even menulis bareng ini bisa dilihat di postingan sebelumnya ya.

Popular posts from this blog

(Berbagi Pengalaman) Prosedur Umum Menerbitkan Buku Melalui Penerbit Besar

Banyak penulis yang belum berpengalaman menerbitkan buku melalui penerbit besar mengalami kebingungan saat sudah mendapat “lampu hijau” dari penerbit. Kebingungan ini mungkin disebabkan oleh euforia karena mengetahui karyanya akan segera dibukukan dan akan dipajang di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. Saking bingungnya, penulis akhirnya hanya bisa pasif menunggu apa selanjutnya yang akan dilakukan penerbit dengan naskahnya. Padahal masih banyak prosedur yang melibatkan penulis secara aktif, sampai buku itu terbit.

Soal bagaimana menembus penerbit, Kampung Fiksi sudah membahasnya di sini. Nah, bagaimana selanjutnya? Suatu hari penerbit menghubungi kamu via email atau telepon, mengabarkan berita yang sudah begitu lama kamu tunggu-tunggu, “Naskahnya mau kita terbitkan. Tunggu kabar selanjutnya dari kami, ya!” Woggh! Silakan merayakan kebahagiaanmu. Tapi jangan lama-lama. Mulailah mengikuti secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan terbitnya buku kamu.

Fase selanjutnya setelah mendap…

Membuat Outline Novel

Mau belajar menulis fiksi: cerpen/novel/editing, bisa bergabung di Kelas Online KF dan belajar sesuai waktu dan kebutuhanmu. Untuk informasi lengkap silakan kirim email ke kelasonlinekf@gmail.com atau klik gambar untuk mengetahui jenis kelas yang bisa kamu ikuti. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu!
*** Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  
Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup u…

Selingan Semusim: Apakah Atas Nama Cinta Semua Menjadi Halal?

Judul: Selingan Semusim
Penulis: Alaika Abdullah
Tebal: 197 halaman
Genre: Roman-erotis

Selingan Semusim adalah sebuah kisah cinta terlarang antara Novita dan Fajar Kenapa terlarang? Bukan karena perbedaan agama, ideologi atau karena tingkat sosial, melainkan karena mereka berdua sama-sama sudah menikah dan keadaan rumah tangga mereka baik-baik saja.
Kisah cinta ini dibumbui dengan adegan seksual yang diceritakan dengan eksplisit. Karena itulah novel ini memang layak disebut sebagai novel dewasa, 21 tahun ke atas.
Kisahnya sendiri berawal dari perkenalan antara Novita dan Fajar dalam sebuah acara kerja lalu berkembang menjadi sebuah affair yang ternyata berkesan bagi keduanya. Walaupun mereka kemudian berpisah karena memikirkan keutuhan keluarga masing-masing, tetapi mereka tidak saling melupakan.
Tragedi tsunami Aceh juga dimasukkan oleh penulisnya ke dalam cerita ini, dan menjadi salah satu unsur yang mengubah jalan cerita. Kalau dulu Novita adalah seorang isteri yang tidak bisa pe…