Skip to main content

KOTAK PANDORA, KumCer Terbaru KF, Segera Hadir!

Wow! Tahun 2012 adalah tahun yang sibuk untuk Kampung Fiksi.

Bayangkan, dimulai di bulan Januari kami telah mengajak sahabat KF untuk berpetualang menyusun cerita dengan 50,000 kata. Programnya dinamai J50K atau January 50,000 Kata. Tidak dinyana peminatnya banyak dan di antaranya bahkan berhasil mencapai 50,000 kata. Tentu banyak juga yang belum selesai termasuk beberapa dari admin KF sendiri. Dan hal ini jelas akan menjadi hutang karena cerita yang masih menggantung.


Lalu memasuki bulan February kami menggebrak kembali dengan dua event sekaligus. Dua event ini terangkum dalam buku "The Greatest Love of All" yang terdiri dari dua volume buku. Kemudian langsung disusul oleh "Banyak Nama untuk Satu Cinta" .



Banyak yang menanyakan mengapa kami belum mengadakan event menulis bareng lagi untuk diterbitkan menjadi satu buku. Mohon maaf karena waktu kami tersita oleh proyek pribadi masing-masing sekaligus sibuk menggodok KUmCer kami sendiri... Ya, setelah buku kumcer pertama kami yang diterbitkan tahun lalu, rasanya sudah tak sabar ingin menerbitkan lagi hasil karya dari para anggota KF :)


Erhm, ceritanya beberapa bulan yang lalu kami membaca pengumuman di Leutika Prio. Isinya penawaran bagi para komunitas penulis untuk diterbitkan bukunya. Jadi, mulailah kami membuat proposal, mengenalkan komunitas KF dan juga foto-foto kegiatan kami tahun lalu yaitu workshop menulis bagi perempuan :) Setelah itu dengan deg-degan kami menunggu response dari Leutika dan... yay! Mereka memberi kami waktu kurang lebih sebulan untuk menyiapkan naskah yang sudah siap. Maksudnya, naskah tersebut sudah kami edit dan layout telah dirapikan. Kami sampai keriting menyiapkan naskah untuk disusun bersama, layout bagaimana yang akan menambah kenyamanan kumcer kami untuk dibaca. Serta tidak lupa kami kelimpungan sama judul. Setelah lewat proses semedi , dipilihlah: KOTAK PANDORA sebagai judul. Dan kami juga telah menyiapkan cover untuk kumcer terbaru ini. Kenapa judulnya Kotak Pandora? Oh, itu rahasiaaa :) Begitu kalian membacanya maka akan terbuka jelas mengapa kami memilih judul tersebut...

Nah, penasaraaan khan tentang kumcer terbaru kami? Tunggu saja tanggal mainnya ya :) Pasti akan kami kabari lagi begitu bukunya siap di order :)  

Popular posts from this blog

(Berbagi Pengalaman) Prosedur Umum Menerbitkan Buku Melalui Penerbit Besar

Banyak penulis yang belum berpengalaman menerbitkan buku melalui penerbit besar mengalami kebingungan saat sudah mendapat “lampu hijau” dari penerbit. Kebingungan ini mungkin disebabkan oleh euforia karena mengetahui karyanya akan segera dibukukan dan akan dipajang di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. Saking bingungnya, penulis akhirnya hanya bisa pasif menunggu apa selanjutnya yang akan dilakukan penerbit dengan naskahnya. Padahal masih banyak prosedur yang melibatkan penulis secara aktif, sampai buku itu terbit.

Soal bagaimana menembus penerbit, Kampung Fiksi sudah membahasnya di sini. Nah, bagaimana selanjutnya? Suatu hari penerbit menghubungi kamu via email atau telepon, mengabarkan berita yang sudah begitu lama kamu tunggu-tunggu, “Naskahnya mau kita terbitkan. Tunggu kabar selanjutnya dari kami, ya!” Woggh! Silakan merayakan kebahagiaanmu. Tapi jangan lama-lama. Mulailah mengikuti secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan terbitnya buku kamu.

Fase selanjutnya setelah mendap…

Membuat Outline Novel

Mau belajar menulis fiksi: cerpen/novel/editing, bisa bergabung di Kelas Online KF dan belajar sesuai waktu dan kebutuhanmu. Untuk informasi lengkap silakan kirim email ke kelasonlinekf@gmail.com atau klik gambar untuk mengetahui jenis kelas yang bisa kamu ikuti. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu!
*** Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  
Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup u…

Selingan Semusim: Apakah Atas Nama Cinta Semua Menjadi Halal?

Judul: Selingan Semusim
Penulis: Alaika Abdullah
Tebal: 197 halaman
Genre: Roman-erotis

Selingan Semusim adalah sebuah kisah cinta terlarang antara Novita dan Fajar Kenapa terlarang? Bukan karena perbedaan agama, ideologi atau karena tingkat sosial, melainkan karena mereka berdua sama-sama sudah menikah dan keadaan rumah tangga mereka baik-baik saja.
Kisah cinta ini dibumbui dengan adegan seksual yang diceritakan dengan eksplisit. Karena itulah novel ini memang layak disebut sebagai novel dewasa, 21 tahun ke atas.
Kisahnya sendiri berawal dari perkenalan antara Novita dan Fajar dalam sebuah acara kerja lalu berkembang menjadi sebuah affair yang ternyata berkesan bagi keduanya. Walaupun mereka kemudian berpisah karena memikirkan keutuhan keluarga masing-masing, tetapi mereka tidak saling melupakan.
Tragedi tsunami Aceh juga dimasukkan oleh penulisnya ke dalam cerita ini, dan menjadi salah satu unsur yang mengubah jalan cerita. Kalau dulu Novita adalah seorang isteri yang tidak bisa pe…