Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2012

Petualangan di Kampung Fiksi

Sudah lewat satu tahun usia Kampung Fiksi, tepatnya setahun empat bulan saat ini. Komunitas yang tadinya kami buat tanpa niat yang muluk-muluk, yang penting punya tempat menulis fiksi yang nyaman dan sesuai dengan keinginan kami. Delapan perempuan yang sebagian besar berkenalan dari Kompasiana ini akhirnya membangun sebuah rumah kata sesuai dengan desain yang kami inginkan. Menentukan sendiri dimana ruang tamu dan memilih furniture yang cantik sesuai keinginan, lalu memilih-milih kamar tidur sendiri, menghiasnya sesuka hati, dan yang paling penting, kami selalu berusaha untuk membuat rumah kami menjadi semakin nyaman setiap harinya.
Dalam perjalanannya, kami berdelapan merasa rugi jika tidak membagi kenyamanan kami di rumah baru dengan teman-teman yang lain. Kami ingin para tamu yang datang bisa ikut merasakan kebahagiaan yang kami rasakan, dan yang paling penting ikut merasa betah dan mau berlama-lama bersama kami.

Dari sana kami belajar untuk mencari apa yang teman-tem…

Love Is In The Air

Hai sahabat Kampung Fiksi,

Setelah satu bulan berproses, akhirnya #cecintaan pun siap tampil dengan manis.

Sebagai pimpro, secara pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada bungloners Kampung Fiksi atas segala jerih payah, kerjasama dan semangatnya, dan tentunya tak lupa.. dengan segala keceriaannya, sehingga #cecintaan ini menjadi proyek yang dipenuhi dengan cinta di setiap detiknya.

Terima kasih kepada semua kontributor  yang sudah menyumbangkan cerita-cerita indahnya. Wow, asyik banget deh membaca tulisan-tulisan kalian.

Terima kasih juga kepada Granito Ibrahim yang makin mempercantik penampilan #cecintaan ini dengan desain covernya. Maniiisss!

Akhirnya tanpa banyak kata dan kalimat pengantar... Love is in the air ... #Cecintaan siap menemani kalian daaaaan... siap-siap jatuh cinta ;) ..

#Cecintaan bisa dipesan di sini:



Hidup Bunglon! eeh?

Salam fiksi,
Kampung Fiksi

Ken Terate : Genre-lah Yang Memilih Penulis

Niken Terate Sekar, hayoo, sudah pada kenal belum sama penulis teenlit yang satu ini? Kalau belum, yuk kita kenalan sama perempuan kelahiran 10 Oktober 1980 yang lebih akrab dengan nama pena Ken Terate.

Bagi para pencinta teenlit, karya-karya Ken Terate bisa dinikmati sejak teenlit pertamanya yang berjudul "My Friends, My Dreams" terbit di tahun 2005. Novel ini sendiri merupakan karya pertamanya yang diikutsertakan dalam lomba Teenlit Writer yang diadakan GPU (Gramedia Pustaka Utama). Dalam lomba itu, Ken meraih juara tiga yang membuatnya makin merasa teenlit adalah tempat yang tepat baginya.

Mengutip perkataan Ken, "Genre-lah yang memilih penulis, bukan sebaliknya," ayy.. saya suka sekali kalimat itu, jadi buat para penulis yang merasa memiliki ketertarikan khusus pada satu jenis genre tertentu, dengarkanlah panggilannya, jangan bergerak melawannya karena bisa jadi di genre itulah kalian bisa bertumbuh kembang mengasah hasil karya kalian :)

Saya sendiri mengenal K…