Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2012

Buat Kamu yang 'I Hate Slow' Saat Menulis di Blog

Haiii, sahabat KF!
Masih ingat kan keriaan kita saat ajang Social Media Festival 2012 kemarin? Beberapa hari sebelum acara tersebut diselenggarakan Kampung Fiksi sempat mengadakan sebuah event online berhadiah. Kami mengadakan semacam kuis selama 3 hari berturut-turut via Twitter dan mendapat banyak sambutan dari follower @kampungfiksi di Twitter. Tiga orang pemenang telah mendapat hadiah berupa masing-masing sebuah modem dari Smartfren. Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih untuk semua sahabat KF yang sudah ikutan meramaikan acara tersebut, ya! Event berhadiah itu juga tidak akan terselenggara tanpa kerja sama dari Smartfren sebagai pendukung acara.

Tujuh Crews Kampung Fiksi dan Kegiatan di Kampung Fiksi

Selamat pagi teman-teman :) Pagi ini, kepingin share siapa-siapa saja di balik layar Kampung Fiksi alias para crew di blog, page facebook dan twitter @Kampung Fiksi. 

Crew Kampung Fiksi

Ada TUJUH (7) crews Kampung Fiksi:

Mak Gaul Winda Krisnadefadan Mak Endah Raharjo(pengasuh rubrik Yok! Tanya Mak Bunglon!) yang keduanya memang mengaku senang dipangggil emak-emak sebab sudah emak-emak (alias ibu2, begitu).

Miss Ria Tumimomoralias DJTwit Kampung Fiksi yang selalu handel akun twitter Kampung Fiksi.

Miss G aka Gratcia Siahayayang pegang fanpage Facebook KF dan event J50K (hai halooo!!) plus pemuatan cerpen KF bersama, Miss Meliana Indie, yang pegang bagian puisi di Kampung Fiksi.

Miss Indah Wd, yang pegang bagian cerita anaknya Kampung Fiksi, dan Deasy Maria, bendahara dan pakar internet sehat KF. Indah dan Deasy adalah para reporter Kampung Fiksi yang tugas utamanya menwawancarai penulis-penulis untuk dimuat di blog ini.

Kami juga dapat dijangkau melalui akun twitter: @kampungfiksi @RiaTumim…

Kampung Fiksi 4 Mahanani

“Sekarang giliran saya bicara!” seru lelaki muda berkemeja kotak-kotak hitam-putih itu. Lengan kanannya ia acungkan, menuntut perhatian. Enam perempuan - emak-emak Kampung Fiksi -  yang mengitarinya seketika berhenti meronyeh. Dengan santun si lelaki lalu menumpahkan perasaannya, yang mungkin sudah lama dibekamnya.

Begitu cara Naim Ali dari Kediri mengawali ucapan terimakasihnya pada Kampung Fiksi, yang  dijabarkan panjang, lebar, dan menyentuh hati.


Siapa Naim Ali dan mengapa ia perlu datang jauh-jauh dari Kediri ke Jakarta untuk bertemu dengan emak-emak Kampung Fiksi? Kisahnya berawal dari kegiatan yang diselenggarakan Kampung Fiksi pada bulan February 2012.

Tembak Di Tempat 13

Bagian 13
Interior restoran di lantai dua ini sederhana. Warna dindingnya broken white dengan aksen pelisir keemasan membingkai tiap lubang jendela dan pintu. Semua lampunya tertanam ke dalam plafon. Sinar kuningnya memberi kesan hangat dan bersahabat. Kursi-kursinya rotan, dengan dudukan bantal bersalut kain polos merah. Semua mejanya satu ukuran, berbentuk bujur sangkar, cukup untuk empat orang. Kaki-kaki meja dan kursinya lanjai. Warna dan disain semacam itu memberi kesan ringan. Ruangan yang tak begitu luas jadi terasa lebih lega.

Belum pukul 7, namun tetamu hotel sudah banyak yang sarapan. Pasti mereka penyuka Senin, tak sabar kembali bekerja, atau hendak pergi ke luar kota seperti diriku. Sambil menenteng ransel berwarna abu arang, setelah menunjukkan kupon pada petugas di pintu masuk, kucari rekan-rekanku. Kulihat mereka, Naing Naing dan Rudi, memilih meja paling dekat dengan meja buffet. Tim belum terlihat.

“Kamu seperti habis menang lotre,” gurau Rudi. Ia jeli. Pagi ini aku b…

Yok! Tanya Mak Bunglon! (Rubrik Baru di Blog Kampung Fiksi)

Sahabat-sahabat Kampung Fiksi,
Ada kabar baru dan bagus dari para bunglon di Kampung Fiksi, nih!
Kami sering sekali mendapat pertanyaan seputar menulis fiksi melalui e-mail, Twitter mau pun Facebook. Biasanya sebisa mungkin kami akan jawab secara personal langsung ke sang penanya. Tapi lama-kelamaan kami jadi berpikir, kenapa pertanyaan dan jawabannya nggak kita share aja ke semua sahabat Kampung Fiksi sekalian? Dengan begitu akan lebih banyak yang bisa belajar melalui pertanyaan dan jawaban itu. Siapa tahu ada orang lain yang juga punya masalah yang sama tapi malu mau nanya. Hihihihi...


Mulai bulan November 2012 nanti, akan ada rubrik baru di blog ini. Nama rubriknya, Yok! Tanya Mak Bunglon! Kenapa Mak Bunglon, sih? Ohohoho, soalnya pengasuh rubrik ini adalah dua emak-emak bunglon di Kampung Fiksi: Winda Krisnadefa dan Endah Raharjo. Rubrik ini akan tayang setiap hari Selasa di sini.

Jadi kalau kamu punya pertanyaan seputar menulis cerpen atau novel atau cara menerbitkan buku atau a…

Seru Dan Basah!

Persis banget dengan main polo air: seru dan basah. Begitulah kesan keseluruhan acara ngobrol bareng dengan Kampung Fiksi dan Story Lab dalam acara Social Media Festival, Sabtu, 13 Otober, 2012, di Gelanggang Renang Senayan, Jakarta.

Perkara seru itu sudah dijamin, sebab acara ini dipandu oleh MC keren Andi Gunawan, yang kelangsingan body-nya bikin iri para emak Kampung Fiksi. Tapi kok pakai basah??? Itu gimana ceritanya??? Itu dia! Bayangkan… acara keren ini diselenggarakan di Gelanggang Renang Senayan, di saat matahari lagi royal-royalnya melimpahi langit Jakarta dengan sinarnya. Apalagi sepanjang hari Sabtu itu kelembaban udara kota Jakarta luar biasa tinggi, menurut Nona Google Weather mencapai 81%. Alhasil, keringat mengucur deras, serupa hujan di bulan Januari (entah ini judul puisi siapa), dari pori-pori puluhan orang yang mondar-mandir menyiapkan dan mengikuti acara asyik ini.

Dihadiri oleh sekitar 50 peserta – termasuk panitia Kampung Fiksi dan Story Lab - acara yang berlang…

Social Media Festival 13 Otober 2012

Horeee! Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu oleh kami dan juga sahabat KF akhirnya tiba juga. Tidak akan ngomong banyak di postingan ini selain mengatakan hurraahh! Acara berjalan dengan baik bersama Story Lab Bandungdi classroom Gelanggang Renang Senayan tgl 13 Oktober 2012 pada saat Social Media Festival.

Bagi yang missed our good moment dan pengen tahu siapa-siapa yang hadir silahkan ngintip video kegiatan kami karya Hazmi Srondol dengan reporter dadakan dari Taman Bacaan Mahanani : Naim Ali beserta MC super keceh : Andi Gunawan (pokoknya rugi yang gak datang).

Juga foto yang bertebaran di akun Facebook kami dan album foto di google plus  milik Ria Tumimomor bisa diintip sekalian :)

Reportase lengkap akan segera menyusul ya sahabat KF :) Selamat menikmati foto-fotonya ^_^

Tembak Di Tempat 12

Bagian 12
Kudengar ketukan di pintu kamar saat aku hendak melakukan posisi ardha chandrasana. Pasti Tim. Sore tadi, selepas kami sama-sama keluar kantor karena gusar, ia menelpon, mengajakku bicara. Saat itu aku tengah menyusuri jalanan, membuang semua energi negatif yang tertimbun sejak seminggu lalu, sejak petugas yang marah di perbatasan menembakkan Mosin Nagant dua kali.

Kami sepakat bertemu pukul 6, namun ada urusan mendesak yang harus ia selesaikan.

“Maaf, kupikir 30 menit cukup, ternyata hampir 1 jam,” kilahnya begitu pintu kubuka. Ia mengamati wajah dan leherku yang berleleran keringat. “Kamu baru yoga? Kita bisa….”

“Tidak apa-apa, sekarang saja,” potongku. Aku tak mau menunda kesempatan mendengar apapun yang akan disampaikannya. “Kamu keberatan kalau aku tidak mandi dulu?”

 “It’s fine. Kamu kelihatan lebih segar,” gelaknya. “Mau di kantor atau…?”

“Di kolam renang,” ujarku. Sabtu malam kolam renang buka sampai pukul 10. CafĂ©-nya masih melayani tamu hingga pukul 2 dini hari. “…

(PUISI) Setumpuk Perasaan Milik Hati

Setumpuk perasaan milik hati
menumpuk di atas meja, ranjang, dan lemari
sebagian tertutup di bawah tudung saji
sebagian lagi terlipat bersama kemeja usang di laci
sebagian yang lain tergoreng nyaris hangus di atas wajan.

Setumpuk perasaan milik hati
bermain-main dengan angin di luar jendela
mereka ingin berlari pergi tetapi bayangannya terikat erat
di kusen-kusen kayu tak bergerak, kokoh, keukeuh,
tak peduli rasa ingin.

Setumpuk perasaan milik hati
duduk manis di atas kursi rotan berayun
membiarkan segala hiruk-pikuk lalu-lalang
memandang apa siapa kenapa di mana dengan siapa
tak tergores sedikitpun oleh peristiwa
membiarkan kejadian demi kejadian berlangsung
mencatatnya diam-diam, menyimpannya dalam satu lagi tumpukan cucian.

Setumpuk perasaan milik hati
tersimpan dalam tumpukan-tumpukan kertas bergaris
bermandikan debu-debu mengendap dengan waktu
tersembunyi dari pandangan
nyaris terlupakan sama sekali
menunggu dalam diam-diam tanpa keraguan
suatu saat nanti, ya, suatu saat nanti.

Tembak Di Tempat 11

Bagian 11

Di pertengahan Februari cuaca pagi di kota Bangkok terasa nyaman dan sejuk, seperti perasaanku sehabis memburas dengan Bapak dan Ibu. Supaya hemat, kami memakai Skype, tetapi sistem keamanan hotel ini memblokir penggunaan kamera, jadi kami tidak bisa saling melihat.

Berada dalam situasi semak hati seperti ini membuatku rindu pada orang-orang yang menyintaiku. Membuatku ingin bersama mereka. Teman-teman kerjaku bukannya tidak menyayangiku. Mereka baik dan penuh perhatian. Tim sudah kukenal lama, sejak aku masih belajar di Amerika. Rudi sudah kukenal lebih dari 10 tahun, saat ia mulai bersahabat dengan Mbak Nia. Ia juga kerap bertandang ke rumah. Tong Rang sudah jadi rekan kerjaku selama 5 tahun. Ia pernah ke Jogja, sepekan tinggal di rumah orang tuaku. Kalau sedang tidak mengerjakan proyek, kami saling berkirim kabar.

Namun tindakan Tong Rang menyadarkanku bahwa aku tak mungkin bisa sepenuhnya mengenal orang-orang di sekelilingku. Kejadian ini juga semacam bukti, manusia puny…

Social Media Festival 2012

Hai sahabat KF. Minggu ini kami menyapa kalian untuk berbagi cerita sedikit mengenai keikutsertaan kami di Social Media Festival yang akan berlangsung dari tanggal 12 hingga 14 Oktober 2012 di Gelanggang Renang Senayan.

Gimana awalnya kok kami kepikiran untuk ikut acara ini? Sejak workshop menulis yang kami adakan tahun lalu, ingin sekali ketemu lagi secara offline dengan para sahabat KF. Dan sepertinya even ini  adalah tempat yang pas untuk mewujudkan hal tersebut.  Pas ketika salingsilang.com bersama Daily Social hadir kembali dengan Social Media Festival 2012. Dalam kesempatan kedua ini, hadir pula Kaskus Official Partner untuk berkolaborasi membuat event di Indonesia bagi para penggiat media sosial Indonesia. Acara ini didukung juga oleh ACER, US Embassy dan Smart Fren.