Tuesday, February 5, 2013

Kampung Fiksi di Peluncuran Buku Terbaru Fira Basuki



Kamis, 31 Januari 2013, bertempat di Restoran Kembang Goela, Plaza Sentral Sudirman, Kampung Fiksi mendapat kehormatan untuk menghadiri launching buku terbaru Fira Basuki. Nama Fira Basuki sudah demikian terkenal di dunia buku dan menulis Indonesia. Novel-novelnya berjudul Jendela-jendela, Pintu, Atap, Rojak dan Biru begitu populer sampai sekarang. 




Peluncuran buku yang berjudul Cerita di Balik Noda kali ini menggandeng Rinso sebagai pihak sponsor. Alasannya karena buku ini adalah kumpulan kisah yang ditulis ulang oleh Fira Basuki, yang pada awalnya merupakan tulisan yang dikumpulkan dari para peserta menulis Rinso dengan tema Berani Kotor Itu baik. Fira menulis ulang beberapa kisah yang terpilih dan menambahkan 4 buah kisah pribadinya sehingga toal ada 42 kisah di dalam buku ini.
Acara diisi dengan pembacaan cerita oleh seorang seniman terkenal, Sitok Srengenge. Dilanjutkan dengan talkshow yang dipandu oleh Alvin Adam yang menghadirkan Fira Basuki dan Sani B. Hermawan, seorang psikolog anak, sebagai nara sumber.


Berbicara tentang noda, Fira mengatakan, “Kita bisa belajar banyak dari noda yang ada dalam hidup kita. Noda dalam hal ini, bukan hanya noda dalam arti fisik seperti kotoran pada pakaian, tapi juga perasaan-perasaan negatif seperti prasangka, kesedihan atau putus asa.”
Sani B. Hermawan berbicara seputar dunia  anak-anak jaman sekarang yang sudah jarang sekali tersentuh dengan lingkungan sekitarnya secara langsung. Padahal membiarkan anak untuk berkotor-kotor merupakan pembelajaran yang baik bagi mereka, selain bisa memberikan pengalaman yang mengesankan untuk mereka kelak. Fira sendiri mengungkapkan betapa pentingnya untuk tetap terhubung secara langsung dengan orang-orang yang kita sayangi walaupun dunia maya sudah menyambungkan kita. “Sentuhan-sentuhan langsung dan pertemuan fisik akan selalu menghangatkan jiwa kita,” kata Fira Basuki.
Mengenai jenis buku ini, Fira sendiri tidak bisa mengkategorikannya ke dalam fiksi atau non fiksi. “Yang pasti buku ini adalah kumpulan kisah inspiratif,”  kata Fira.


Acara ditutup dengan peluncuran buku Cerita di Balik Noda ini oleh perwakilan dari KPG dan Rinso. Kampung Fiksi yang diwakili oleh si Emak Gaoel, Winda Krisnadefa,  Nastiti Denny dan Anazkia ikut menyaksikannya.
Semoga buku ini bisa memperkaya dunia buku dan membaca kita. Dan semoga kisah-kisah di dalamnya bisa memberikan inspirasi untuk kita semua. Selamat sekali lagi untuk Fira Basuki.