Friday, February 15, 2013

Tips Mengedit Sendiri Naskahmu

Tantangan terbesar setelah kita selesai menulis naskah cerita adalah finalisasi, dalam hal ini editing.
 Yang perlu diingat, penting sekali untuk melibatkan pihak luar untuk membantu koreksi dalam hal EYD dan konten. Walau begitu, penulis tidak seharusnya melepaskan begitu saja naskahnya ke pihak luar. Sebaiknya tetap koreksi naskah kita sendiri sebelum mengirimnya ke teman/editor berbayar.

Bagaimana langkah2 mengedit naskah sendiri supaya hasilnya optimal?

Langkah 1: Tahan diri untuk membenahi naskah sampai kita selesai menulis.
 Jangan hapus kalimat yang terdengar aneh, atau menulis paragraf berulang-ulang. Biarkan saja, terus menulis dulu sampai selesai. Kalau pun keinginan untuk membenahi itu begitu besar, batasi diri hanya membenahi typo yang terlihat saat menulis.

Langkah 2: Menjauh dari tulisan yang baru kita selesaikan untuk beberapa saat. 
Biarkan naskah mengendap dulu sebelum mulai mengedit. Kenapa? Karena dengan meninggalkan naskah kita beberapa saat, kita akan kembali dengan pikiran dan kondisi mata yang lebih fresh. Dengan begitu, akan lebih mudah menemukan kesalahan, inkonsistensi dan masalah-masalah pada plotting dan sebagainya.


Langkah 3: Baca naskah kita dalam format yang berbeda. 
Kalau saat menulis memakai format word, coba pindahkan ke PDF. Atau ubah jenis huruf dan ukurannya, beri warna kalau perlu. Dengan begitu kita bisa menemukan kesalahan yg missed dari penglihatan kita saat naskah masih dalam format originalnya.

Langkah 4: Mulailah dengan mengedit bagian terpenting yaitu konten dan struktur cerita, bagian-bagian kecil seperti typo bisa dilakukan belakanga.

Langkah 5: Harus tega menghilangkan sebagian besar bagian cerita kalau memang tidak diperlukan dan tidak"nyambung" dengan cerita.

Langkah 6: Tidak usah terlalu terpaku membenahi typo, karena berapa kali pun dibaca, basanya selalu ada yang terlewat. Kadang itu takdir. :

Langkah 7: Baca naskahmu dengan suara keras dan tempo pelan. Penting! 
Dengan melakukan ini kita akan bisa menemukan bagian-bagian yang terdengar tidak pas. Membaca dengan suara keras juga membantu kita menyadari ada beberapa pengulangan yang tidak perlu di beberapa bagian.

Langkah 8: Sudah selesai mengedit? Baca lagi! Lalu kirim ke teman/editor/proofreader untuk dikoreksi oleh mereka. They'll find mistakes you missed.

Langkah 9: Kalau sudah dapat hasil editan dari pihak ketiga tersebut, baca lagi! Ini memang melelahkan. tapi tidak ada yang mudah di dunia ini kalo mau sukses, kan? ;)

Semoga bermanfaat! ^_^

(Sebagian diambil dari artikel ini)