Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2013

#writingproject Kampung Fiksi Prompt1

Hai ‪#‎fictionholic‬ semua selamat hari Sabtu Kampung Fiksi punya kegiatan baru dengan nama ‪#‎writingprojectFF‬ yang akan hadir setiap bulan dan berlangsung selama 2 minggu. KF akan kasih sebuah prompt nulis di page dan tugas #fictionholic adalah melanjutkan prompt itu ke dalam bentuk flash fiction. Semua FF akan dimuat di web kampung fiksi dan FF terbaik akan mendapat sebuah novel dari KF. Untuk #writingprojectFF pertama ini FF terbaik akan mendapatkan novel "Canting" karya Arswendo.
Nah, promptnya adalah:
Kau dan dua orang sahabatmu sejak SMA mengadakan acara kumpul-kumpul di puncak karena salah seseorang dari temanmu akan segera menikah. Lalu salah seorang temanmu mengungkapkan rahasia yg mengubah hidup kalian bertiga. Apa rahasianya? Tugasmu menentukan.
Syarat FF
1. Maksimal 500 kata minimal 100kata
2. Menggunakan POV orang pertama tunggal alias aku sebagai pencerita.
3. FF ditunggu sampai tanggal 26 Desember dan tulis di kolom komentar ini atau di page facebook kampu…

(Tips Menulis Fiksi) Karakter & Kejadian Dalam Cerpen

Kebanyakan cerpen kita memaparkan kejadian dan bukan manusianya sebagai pribadi. Apa yang mendorong orang menulis adalah mula-mula kerangka kejadian yang membentuk suatu pola plot tertentu, baru kemudian diisi dengan tokoh-tokohnya. Dan tokoh-tokoh yang dituturkannya kebanyakan bersifat “umum” bukan pribadi yang unik, bukan orang dengan perwatakan yang khas yang menempuh hidupnya di dunia ini.
Tokoh dalam fiksi kita kebanyakan “man in the street”, yakni bagaimana cara umumnya orang merasa, berpikir dan berbuat. Maka tak heran kalau perasaan tokoh cerpen atau jalan pemikirannya adalah perasaan dan jalan pemikiran pengarangnya sendiri sebagai orang awam. Ambillah sepuluh cerpen Indonesia, maka cara para tokohnya menghadapi persoalan yang dihadapinya sebagai konflik hampir sama saja yakni menurut pemikiran “umumnya”.
Inilah sebabnya dari segi karakter cerpen Indonesia kurang menonjol. Tetapi cerpen Indonesia kaya dengan kejadian yang aneka ragam. Setting cerpen terjadi di hampir setiap d…

(Wawancara Penulis) Evi Sri Rezeki : Kritikan membangun membuat karya kita lebih baik.

(Sumber : Doc pribadi) Hay Fiction holic, di edisi wawancara penulis oleh kampung fiksi kali ini, KF punya kesempatan mewawancarai Evi Sri Rejeki, penulis novel Cine US yang diterbitkan Noura Books pertengahan tahun 2013 lalu. KF ketemu dan mengobrol banyak dengan cewek mungil yang berulang tahun di  bulan 17 Juli ini. Salah satunya adalah tentang bagaimana menghadapi kritikan. Yuk simak perbincangan KF dan Evi.“Selamat siang, Evi! Apa kabarnya hari ini?” sapa KF saat bertemu dengan Evi di sebuah restaurant di sebuah mall di Bandung. Perempuan bertubuh mungil itu tersenyum ceria.“Kabar aku selalu baik,” ujarnya dengan logat Sunda yang khas. “Ngomong-ngomong selamat yah novelnya sudah terbit dan semoga laku di pasaran.”“Amin.... Terima kasih banyak, KF.” “Evi sendiri  tertarik dengan dunia menulis sejak kapan, sih?”“Aku sejak kecil memang suka banget baca buku. Waktu SD Papa langganan majalah bobo buatku dan Eva, kembaranku. Sejak saat itu aku dan Eva suka membaca cerita-cerita di maja…