Skip to main content

Posts

Showing posts from 2014

(Tips Praktis) Perjalanan Panjang Naskah Novelmu

Halo, Fictionholics! Sudah lama kita tidak membahas seputar menulis fiksi, ya? Bagaimana kalau hari ini kita ngobrol tentang perjalanan naskah? Kamu tahu nggak apa saja yang harus dilalui oleh naskahmu sebelum dia berubah wujud dari file dalam flash disc menjadi buku?


Masih banyak pertanyaan yang masuk ke Kampung Fiksi tentang serba-serbi menerbitkan novel atau buku. Sebagian besar merasa, begitu selesai menulis (mengetik) ceritanya menjadi sebuah naskah, mereka bisa langsung mengirim ke penerbit. Pemahaman yang terburu-buru seperti itu biasanya menghasilkan pertanyaan yang "mentah" seperti, "Bagusnya ke mana saya kirim naskah novel saya?" Yok, kita runut satu per satu langkah-langkahnya supaya paham seperti apa perjalanan yang akan dialami oleh naskahmu mulai dari dia selesai ditulis.

Pertemuan pertama Klub Buku Online Kampung Fiksi

Judul buku : One For the Money
Penulis : Janet Evanovich
Pengalaman membaca One For The Money...
By Ruwi Meita Stephanie Plum adalah seorang wanita mandiri yang tadinya bisa hidup layak saat bekerja di sebuah toko lingerie.Namun kemudian dia kena PHK dan kehidupannya langsung hancur. Dia harus berlapang hati menukarkan mobilnya dengan rongsokan. Dia juga mulai berpikir untuk tinggal di rumah orangtuanya. Kejaran utang dan kredit membuatnya berpikir untuk segera mencari pekerjaan. Ayahnya menganjurkan kepada Stephanie untuk bekerja di tempat Vinnie, sepupunya. Semula Stephanie ingin melamar di bagian administrasi namun saat tahu bayaran untuk seorang pemburu lacak buron lebih tinggi. Dia memberanikan diri untuk mencoba melakukannya. Sayangnya dia tidak pernah menyangka buruan pertamanya adalah Joe Mirelli. Stephani pernah punya pengalaman seksual dengan Joe Mirelli saat mereka masih remaja. Joe Mirelli adalah seorang polisi yang dituduh membunuh Ziggy. Stephanie yang sama sekali tidak p…

[REVIEW] LUCY

Ide cerita film ini sebenarnya keren. Tentang mitos bahwa manusia hanya menggunakan 10% otak mereka.

Cerita dimulai dari tokoh Lucy (Scarlet Johansson) yang dijebak pacar seminggunya untuk mengantarkan koper ke Tn. Jang (Choi Min-sik). Pacarnya ditembak di depan mata, Lucy masih dipaksa menjadi kurir obat terlarang (namanya CPH4) - yang ternyata itulah isi dalam koper tersebut. Dalam perjalanan terjadi sesuatu dan salah satu kantong obat tersebut bocor dan bereaksi dengan sistem DNA-nya. Mengingatkan gue sama tokoh Spiderman yang mendadak jadi punya kekuatan super, seperti ini juga dengan Lucy. Mendadak dalam tahanan ia bisa memproses situasinya dan membalikkan keadaan. Apa iya dengan menggunakan lebih dari 10% otak lantas otomatis bisa ilmu bela diri? Atau ilmu bela diri itu karena gerakan refleks terhadap bahaya yang mengancam? Gak jelas....



Dari tempat penyekapan, Lucy menuju rumah sakit dan dengan dingin meminta pada dokter untuk mengeluarkan satu kantong CPH4 yang masih ketingga…

[RabView] Daisuki Da Yo, Fani Chan: Cinta Akan Indah Pada Waktunya, Winda Krisnadefa

Daisuki Da Yo, Fani-chan: Cinta Akan Indah Pada Waktunya Penulis: Winda Krisnadefa Penyunting: Rini Nurul Badariah Desainer sampul: Windu Tampan Penerbit: Qanita, Mizan ISBN: 978-602-1637-36-4 Cetakan I, Juni 2014 300 halaman
Selamat pagi, siang dan malam Fictionholic! Kali ini KF akan membuat ulasan novel salah satu penulis KF sendiri, yaitu Winda Krisnadefa. 
Novel ketiga Winda Krisnadefa ini sebetulnya adalah novel yang pertama kali ditulisnya. Tetapi justru menjadi novel kedua yang berhasil diterbitkan melalui penerbit mayor, sedangkan novel ketiganya menjadi novel pertama yang diterbitkan melalui penerbit mayor. Rupanya memang sudah nasib novel pertama untuk terbit paling akhir sementara novel kedua dan ketiga malah sudah terbit lebih dahulu.
Saat pertama novel ini ditulis sebagai sebuah cerita bersambung di Kompasiana, Winda memberinya judul Catatan Si Onis, karena itu, di benak saya dan mungkin juga teman-teman lain yang sudah mengikuti cerita bersambung (yang menjadi sangat p…

[Book Review] Menanti Sebuah Jawaban

Halo, Fictionholics! Setelah libur beberapa lama, semoga semangat Fictionholics semua kembali dengan sempurna, ya! Kali ini Kampung Fiksi akan memberikan review salah satu novel terbaru yang diterbitkan oleh Loveable, Menanti Sebuah Jawaban.
Review ini ditulis oleh sahabat Kampung Fiksi yang terpilih sebagai reviewer tamu di KF. Selamat menikmati, Luckty Giyan Sukarno. ^_^



“Yang berarti untukku bukanlah sebuah cincin perak, yang berarti adalah sahabatku dan seseorang yang akan selalu kucintai.” (hlm. 116)

Saat Clara hendak memasukkan uang ke mesin penjual minuman kaleng, tiba-tiba ada seseorang lelaki di dibelakangnya yang juga hendak memasukkan uang ke dalam mesin itu. Lelaki itu bernama Bima. Mereka berdua saling melihat dan mereka berdua pun terkejut. Begitulah awal perkenalan mereka. Klontang..klontang.., sekaleng minuman dingin keluar dari mesin. Sesaat setelah minuman dingin itu keluar, ternyata itu adalah minuman terakhir yang ada pada mesin itu. Kaleng minuman habis. Mereka berdua…

[RabView] Terlatih Sakit Hati

Ulasan Novel: Terlatih Sakit Hati, Penulis: Heri Putra. Penerbit: Asoka. Tebal Halaman:303.
Terlatih Sakit Hati dibuka dengan kebingungan Leuve karena harus mempersiapkan berbagai macam atribut yang merupakan keharusan untuk dibawa ke sekolah bagi siswa-siswi baru yang harus mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS). Dia tak habis pikir mengapa kakak-kakak kelasnya iseng sekali memberikan tugas-tugas konyol kepada para siswa baru. Tentu saja percuma bagi Leuve untuk protes atau membangkang karena kakak-kakak selalu benar dan tidak boleh dibantah.
Kehidupan Leuve yang tadinya normal-normal saja, mendadak terasa tidak normal karena tugas-tugas konyol dan kak Tiara yang sepertinya sangat suka mencari gara-gara dengannya. Begitu juga dengan Gino, cowok cakep yang diam-diam dikaguminya, yang membuatnya menangis. Lalu, ditambah kehadiran Zac, mantan kekasih, yang kini juga menjadi teman sekelasnya, menambah kegalauan Leuve. Untung saja masih ada Amanda, sahabatnya yang setia meneman…

Lomba Review (Bukan) Salah Waktu

Smartfren Andromax G2, Buat Kamu yang Muda, Aktif dan Stylish

Nama Smartfren memang makin muncul ke permukaan dengan seri Andromax-nya yang selalu update dengan perkembangan teknologi Android. Baru-baru ini, Smartfren kembali meluncurkan jagoan-jagoan baru mereka. Salah satunya adalah Smartfren Andromax G2. Ini adalah versi terbaru dari Andromax G yang sebelumnya sudah ada dan pernah ditulis di sini oleh Kampung Fiksi. Apa keistimewaan Smartfren Andromax G2 ini dibanding pendahulunya?


Tampaknya Smartfren membidik pangsa anak-anak muda yang aktif dan bergaya melalui seri Andromax G2 ini. Dengan display layar 4,5 inci dan processor 1,2GHz Quad Core, kamu bisa lebih leluasa membuka lebih dari satu aplikasi pada saat yang bersamaan (multitasking). Ditambah dengan dukungan pengolah grafis generasi terbaru Adreno 302 tampilan akan jauh lebih baik dan halus pada saat menonton video atau bermain games.


Kebutuhan ngeksis dengan kamera depan dan belakang yang juga terpenuhi melalui kamera depan 1,3 MP dan kamera belakang 5 MP dilengkapi dengan auto focu…

#Rabview - Gone With The Wind

Selamat hari Rabu pertama di bulan mei, Fictionholic. Sudah berapa buku yang kalian baca di tahun ini? Setelah rapat dengan semua admin KF, tukang review KF memutuskan bahwa hari rabu pertama setiap bulan adalah hari mereview buku-buku spesial atau buku-buku bestseller baik internasional maupun nasional yang ditulis oleh penulis-penulis keren. Tidak hanya buku baru, buku lama pun akan coba kami review.  Buku-buku spesial yang akan direview ini adalah buku yang WAJIB menjadi bacaan fictionholic yang ingin menjadi penulis. Mengapa demikian? Karena buku-buku yang masuk kategori ini adalah buku yang bagus untuk “dicontek” baik dalam hal gaya penulisan, cara pembuatan dialog, pembukaan novel, dll. Yang pasti buku-buku ini memberi kita banyak pelajaran dalam menulis. Di Rabview spesial kita yang pertama, tukang reviewKF akan mereview “Gone With The Wind”. sebuah buku lama, bahkan lama banget, tapi punya keistimewaan yang bisa dijadikan sumber belajar buat kita semua. 



Gone with the wind adal…

(Wawancara Editor) Andri Fabianto: Bagaimana Naskahmu Digarap oleh Seorang Editor?

Halo, Fictionholics!
Ada yang sudah baca novel Jodoh Akan Bertemu terbitan Loveable? Novel yang ditulis duet oleh Dwitasari dan Lana Azim ini beberapa waktu yang lalu sempat Kampung Fiksi review melalui Twitter. Tim review KF sendiri terkesan banget sama novelnya. Selain ceritanya memang bagus, editing buku tersebut rapi sekali. Plot yang tersusun, logika yang nyambung di tiap adegan sampai ke balance gaya bahasa, mengingat novel ini ditulis oleh dua orang, laki-laki dan perempuan. 
So, Kampung Fiksi penasaran, siapakah "bidan" di balik novel ciamik ini? Ternyata beliau adalah Andri Fabianto. Turns out, beliau juga menjabat sebagai Pimred di Loveable. Kampung Fiksi nggak mau buang-buang waktu. Mas Andri langsung kita todong wawancara supaya mau berbagi ilmunya seputar menjadi editor naskah fiksi. Bisa jadi panduan nih buat kamu yang lagi mulai pilih-pilih penerbit. 


1.    Sudah berapa lama Mas Andri berprofesi sebagai editor? Apakah sejak awal sudah khusus menangani naskah fik…

(Wawancara Penulis) Ramayda Akmal: Menulis Wanita dalam Jatisaba