Skip to main content

Andromax I2, Teman Menulis dan Membaca Kampung Fiksi

Halo, Fictionholics!

Sudah ikutan Lomba Blog dalam rangka Ultah Ke-3 Kampung Fiksi? Belum? Udah lihat hadiahnya apa aja? Buanyaaakk! Hadiah utamanya keren pake banget! Kampung Fiksi akan kasih 3 buah gadget keren keluaran Smartfren untuk 3 orang pemenang utama. Apa gadgetnya?

Yap! Kita akan kasih Smartfren Andromax I2 untuk 3 pemenang utama. Belum tahu gimana kerennya handphone android ini? Yuk, simak! 



Fisrt of all, untuk penulis dan calon penulis, kegiatan membaca dan menulis seharusnya sudah menjadi makanan sehari-hari. Bagaimana membuat kegiatan itu selalu mudah dilakukan kalau bukan dengan memiliki gadget yang mendukung? HP android memang banyak, tapi yang layarnya cukup lebar untuk bisa leluasa membaca atau mencari data via internet, nggak banyak. Smartfren Andromax I2 menjawab kebutuhan kita para penulis dan bakal penulis ini dengan layar 4,5 inchi-nya. 

Selain itu, kapasitas memory dan kekuatan baterai juga harus bisa diandalkan, ya. Karena sering kali kita harus menyimpan banyak data hasil riset dan juga penggunaan yang lama saat menulis dan browsing. Andromax I2 memiliki kapasitas internal memory hingga 4 GB dan baterai 2000 mAH. Dengan type android  Jelly Bean 4.1, kamu dijamin nggak bakalan ketinggalan trend apa pun. Kamu bisa BBM-an karena handphone ini sudah support BBM. Kamu bahkan bisa jadi hotspot berjalan untuk grup menulismu, karena fasilitas tehtering-nya bisa untuk 5 gadget lainnya. Cool!

Ini spesifikasi lengkap Smartfren Andromax I2 itu:

CPU Qualcomm Snapdragon 1,2 Quad Core 
GPU Andreo 203 OS Jelly Bean 4,1 
131.8 x 65.3 x9.9 
4,5 inchi Kamera Depan 5 MP dengan LED Flash dan Auto Focus 
Kamera Belakang 1,3 MP 
RAM 512 
Internal Memory 4 GB 
Wifi 
Bluetooth 3.0 
GPS A-GPS Kapasitas 
Baterai 2000 mAH

Jadi, kalau mau dapat Smartfren Andromax I2 ini gratis, ikut lombanya! Kalau kamu nggak sabaran, beli aja sekarang. Harganya juga relatif terjangkau, nggak sampai Rp1.500.000,-! Itu sudah termasuk bonus data 600 MB, lho. Tunggu apa lagi? :) 

Popular posts from this blog

(Berbagi Pengalaman) Prosedur Umum Menerbitkan Buku Melalui Penerbit Besar

Banyak penulis yang belum berpengalaman menerbitkan buku melalui penerbit besar mengalami kebingungan saat sudah mendapat “lampu hijau” dari penerbit. Kebingungan ini mungkin disebabkan oleh euforia karena mengetahui karyanya akan segera dibukukan dan akan dipajang di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. Saking bingungnya, penulis akhirnya hanya bisa pasif menunggu apa selanjutnya yang akan dilakukan penerbit dengan naskahnya. Padahal masih banyak prosedur yang melibatkan penulis secara aktif, sampai buku itu terbit.

Soal bagaimana menembus penerbit, Kampung Fiksi sudah membahasnya di sini. Nah, bagaimana selanjutnya? Suatu hari penerbit menghubungi kamu via email atau telepon, mengabarkan berita yang sudah begitu lama kamu tunggu-tunggu, “Naskahnya mau kita terbitkan. Tunggu kabar selanjutnya dari kami, ya!” Woggh! Silakan merayakan kebahagiaanmu. Tapi jangan lama-lama. Mulailah mengikuti secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan terbitnya buku kamu.

Fase selanjutnya setelah mendap…

Membuat Outline Novel

Mau belajar menulis fiksi: cerpen/novel/editing, bisa bergabung di Kelas Online KF dan belajar sesuai waktu dan kebutuhanmu. Untuk informasi lengkap silakan kirim email ke kelasonlinekf@gmail.com atau klik gambar untuk mengetahui jenis kelas yang bisa kamu ikuti. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu!
*** Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  
Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup u…

Selingan Semusim: Apakah Atas Nama Cinta Semua Menjadi Halal?

Judul: Selingan Semusim
Penulis: Alaika Abdullah
Tebal: 197 halaman
Genre: Roman-erotis

Selingan Semusim adalah sebuah kisah cinta terlarang antara Novita dan Fajar Kenapa terlarang? Bukan karena perbedaan agama, ideologi atau karena tingkat sosial, melainkan karena mereka berdua sama-sama sudah menikah dan keadaan rumah tangga mereka baik-baik saja.
Kisah cinta ini dibumbui dengan adegan seksual yang diceritakan dengan eksplisit. Karena itulah novel ini memang layak disebut sebagai novel dewasa, 21 tahun ke atas.
Kisahnya sendiri berawal dari perkenalan antara Novita dan Fajar dalam sebuah acara kerja lalu berkembang menjadi sebuah affair yang ternyata berkesan bagi keduanya. Walaupun mereka kemudian berpisah karena memikirkan keutuhan keluarga masing-masing, tetapi mereka tidak saling melupakan.
Tragedi tsunami Aceh juga dimasukkan oleh penulisnya ke dalam cerita ini, dan menjadi salah satu unsur yang mengubah jalan cerita. Kalau dulu Novita adalah seorang isteri yang tidak bisa pe…