Skip to main content

[Rabview] Paquita dan Pangeran Bianglala: Antara Dongeng dan Kenyataan

Judul Buku Paquita dan Pangeran Bianglala
Pengarang: Citra Rizcha Maya
Penerbit : Qanita
Tahun Terbit : 2013



Halo ‪Fictionholics! 

Sudah lama kayanya kita tak bertemu di Rabview Kampung Fiksi. Maklum lagi sibuk ini itu. Apalagi habis ulang tahun Kampung Fiksi ketiga yang acaranya banyak banget *alasan.... Baiklah tanpa berbasa-basi yuk simak Rabview pertama di tahun 2014.

Buku yang akan direview kali ini berjudul Paquita dan Pangeran Bianglala, sebuah novel romance karya Citra Rizcha Maya. Citra sendiri adalah guru SMA yang mencintai dunia tulis menulis dan novel ini merupakan novel keduanya setelah 2012 lalu mengeluarkan novel perdana berjudul Confession of A Silly Drama Queen. Sama seperti di novel pertama yang kedua tokohnya remaja SMA, novel kali ini Citra juga mengangkat tokoh remaja SMA sebagai karakter utama novelnya.

Novel ini dimulai dengan Paquita kecil yang bertemu dengan seorang laki-laki tampan di hari ulang tahunnya yang ke 9 tahun. Saat itu Paquita sendirian karena sang Mama yang sangat sibuk semenjak kematian papanya. Paquita dan laki-laki tampan itu menghabiskan hari ulang tahun Paquita di atas bianglala yang besar di sebuah taman hiburan hingga kemudian si laki-laki tampan memberikan dia sebuah cincin yang kebesaran di jarinya. Laki-laki itu berjanji mereka akan bertemu di masa depan nanti. Paquita tumbuh menjadi seorang gadis remaja yang cantik dan terus mengharapkan pangeran bianglalanya. 

Sahabatnya Tarra suka meledek hal tersebut dan merasa apa yang dialami Paquita hanyalah mimpi. Kemudian hal tak terduga terjadi, ayah Tarra dan mama Paquita bertunangan dan akan menikah. Paquita tak terima hal tersebut dan memutuskan untuk pergi ke rumah Opanya di kota lain. Di sanalah dia bertemu dengan Danar, seorang pria yang usil, penganggu, tapi cakep.

Dengan jumlah 140 halaman, kita akan membaca novel ini dalam waktu singkat. Karakter setiap tokoh juga diolah dengan baik apalagi point of view yang digunakan adalah orang pertama tunggal sudutnya Paquita, jadi kita bisa memahami perasaan Paquita. Hanya saja ada beberapa hal yang digaris bawah yaitu gaya bahasa Paquita yang berumur 9 tahun yang sedikit terlalu dewasa. Mungkin karena Paquita adalah anak yang mandiri dan sering melakukan apa-apa sendiri tanpa bantuan mamanya, tapi tetap saja gaya bahasa 9 tahun Paquita sedikit menganggu saya. Namun tenang saja, semakin kita membaca novel ini semakin kita akan tertarik dan akan menemukan ending tak terduga di akhir cerita.

Secara keseluruhan penokohan novel ini cukup baik. Pembaca dapat mengetahui perubahan sifat Paquita dari awal novel sampai akhir novel. Paquita yang awalnya menyalahkan Mamanya karena akan menikah pelan-pelan mulai memaafkan. POV yang digunakan adalah orang pertama tunggal diceritakan Paquita jadi pembaca merasa dekat dengan Paquita. Namun demikian penggambaran tokoh Danar cukup pas meski diceritakan Paquita, sifat Danar yang suka usil dan terkesan mengganggu di awal pelan-pelan berubah menjadi menyenagkan.

Bagaimana kisah Paquita selanjutnya? Apakah dia akan bertemu dengan pangeran bianglala lagi? Yukk, baca novelnya!

Diulas oleh Ajen Angelina

Popular posts from this blog

(Berbagi Pengalaman) Prosedur Umum Menerbitkan Buku Melalui Penerbit Besar

Banyak penulis yang belum berpengalaman menerbitkan buku melalui penerbit besar mengalami kebingungan saat sudah mendapat “lampu hijau” dari penerbit. Kebingungan ini mungkin disebabkan oleh euforia karenamengetahui karyanya akan segera dibukukan dan akan dipajang di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. Saking bingungnya, penulis akhirnya hanya bisa pasif menunggu apa selanjutnya yang akan dilakukan penerbit dengan naskahnya. Padahal masih banyak prosedur yang melibatkan penulis secara aktif, sampai buku itu terbit.

Soal bagaimana menembus penerbit, Kampung Fiksi sudah membahasnya di sini. Nah, bagaimana selanjutnya? Suatu hari penerbit menghubungi kamu via email atau telepon, mengabarkan berita yang sudah begitu lama kamu tunggu-tunggu, “Naskahnya mau kita terbitkan. Tunggu kabar selanjutnya dari kami, ya!” Woggh! Silakan merayakan kebahagiaanmu. Tapi jangan lama-lama. Mulailah mengikuti secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan terbitnya buku kamu.

Fase selanjutnya setelah mendap…

Membuat Outline Novel

Mau belajar menulis fiksi: cerpen/novel/editing, bisa bergabung di Kelas Online KF dan belajar sesuai waktu dan kebutuhanmu. Untuk informasi lengkap silakan kirim email ke kelasonlinekf@gmail.com atau klik gambar untuk mengetahui jenis kelas yang bisa kamu ikuti. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu!
***Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  
Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup u…

Selingan Semusim: Apakah Atas Nama Cinta Semua Menjadi Halal?

Judul: Selingan Semusim
Penulis: Alaika Abdullah
Tebal: 197 halaman
Genre: Roman-erotis

Selingan Semusim adalah sebuah kisah cinta terlarang antara Novita dan Fajar Kenapa terlarang? Bukan karena perbedaan agama, ideologi atau karena tingkat sosial, melainkan karena mereka berdua sama-sama sudah menikah dan keadaan rumah tangga mereka baik-baik saja.
Kisah cinta ini dibumbui dengan adegan seksual yang diceritakan dengan eksplisit. Karena itulah novel ini memang layak disebut sebagai novel dewasa, 21 tahun ke atas.
Kisahnya sendiri berawal dari perkenalan antara Novita dan Fajar dalam sebuah acara kerja lalu berkembang menjadi sebuah affair yang ternyata berkesan bagi keduanya. Walaupun mereka kemudian berpisah karena memikirkan keutuhan keluarga masing-masing, tetapi mereka tidak saling melupakan.
Tragedi tsunami Aceh juga dimasukkan oleh penulisnya ke dalam cerita ini, dan menjadi salah satu unsur yang mengubah jalan cerita. Kalau dulu Novita adalah seorang isteri yang tidak bisa pe…