Skip to main content

Lomba Review (Bukan) Salah Waktu



Halo semuanya! Masih ingat ulasan awal Mei dari kami tentang gadget terbaru dari smartfren? Lalu, masih hobi membaca novel? Kalau keduanya kalian jawab iya, mudah-mudahan kalian termasuk yang beruntung mendapatkannya. Ada dua buah gadget dan banyak buku dari Bentang Pustaka yang bisa kalian dapatkan dengan cara yang mudah.

Sudah baca novel (Bukan) Salah Waktu karya Nastiti Denny yang menjadi pemenang unggulan lomba novel Wanita dalam Cerita yang diadakan penerbit Bentang Pustaka? Kalau belum buruan gih, beli di toko buku terdekat atau di toko buku online seperti mizan.com dan bukubukularis.com. 
 
(Bukan) Salah Waktu di majalah Femina
Nah, gadget dan buku-buku menarik dari Bentang Pustaka tadi dapat kalian dapatkan dengan cara mereview novel (Bukan) Salah Waktu dan menjadikannya peserta lomba yang kami adakan dengan syarat sebagai berikut:

- Membuat review di blog masing-masing sepanjang maksimal 500 kata. Bagi yang sudah pernah menulis reviewnya, bisa diikutsertakan langsung tentunya dengan menyesuaikan review tersebut dengan persyaratan lomba ini.  

- Wajib memasang banner di bawah ini.


- Wajib follow akun twitter @kampungfiksi, @nastiti_ds dan @bentangpustaka.

- Twit link postingan dengan format: “Lomba review #BukanSalahWaktu @nastiti_ds di @kampungfiksi bekerjasama dengan @bentangpustaka [link]”. 

- Mengirim link postingan ke email nastiti.sandryanto@gmail.com cc eventkf@gmail.com dengan subyek
 Lomba Review (Bukan) Salah Waktu. Sertakan nama dan kota domisili, ya. 

- Lomba berlangsung sejak tanggal 15 Mei 2014 sampai dengan 15 Juni 2014. Pengumuman pemenang akan dilakukan seminggu setelah lomba berakhir. 

- Peserta berdomisili di Indonesia / wajib punya alamat pos di Indonesia. 

- Copas / plagiat / menjiplak karya orang lain akan langsung didiskualifikasi.

Mudah, kan? :-)

Penilaian lomba meliputi:

-        Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik.
-       Kemampuan menunjukkan kekurangan dan kelebihan novel dari segi elemen pendukung cerita seperti penokohan, tema, alur dan setting serta tampilan novel seperti design kaver dan blurb.
-        Kelengkapan foto yang unik.

Hadiah:

Juara 1 mendapatkan HP Andromax G2 (Produk terbaru dari Smartfren) + paket buku dari Bentang Pustaka



Juara 2 mendapatkan HP Andromax C2 + paket buku dari Bentang Pustaka

Juara 3 mendapatkan paket buku dari Bentang Pustaka + voucher pulsa senilai Rp 150.000,-

Jadi tunggu apa lagi? Segera siapkan lalu kirim review kalian dan menangkan hadiah-hadiah di atas.

Selamat berlomba!

Popular posts from this blog

(Berbagi Pengalaman) Prosedur Umum Menerbitkan Buku Melalui Penerbit Besar

Banyak penulis yang belum berpengalaman menerbitkan buku melalui penerbit besar mengalami kebingungan saat sudah mendapat “lampu hijau” dari penerbit. Kebingungan ini mungkin disebabkan oleh euforia karena mengetahui karyanya akan segera dibukukan dan akan dipajang di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. Saking bingungnya, penulis akhirnya hanya bisa pasif menunggu apa selanjutnya yang akan dilakukan penerbit dengan naskahnya. Padahal masih banyak prosedur yang melibatkan penulis secara aktif, sampai buku itu terbit.

Soal bagaimana menembus penerbit, Kampung Fiksi sudah membahasnya di sini. Nah, bagaimana selanjutnya? Suatu hari penerbit menghubungi kamu via email atau telepon, mengabarkan berita yang sudah begitu lama kamu tunggu-tunggu, “Naskahnya mau kita terbitkan. Tunggu kabar selanjutnya dari kami, ya!” Woggh! Silakan merayakan kebahagiaanmu. Tapi jangan lama-lama. Mulailah mengikuti secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan terbitnya buku kamu.

Fase selanjutnya setelah mendap…

Membuat Outline Novel

Mau belajar menulis fiksi: cerpen/novel/editing, bisa bergabung di Kelas Online KF dan belajar sesuai waktu dan kebutuhanmu. Untuk informasi lengkap silakan kirim email ke kelasonlinekf@gmail.com atau klik gambar untuk mengetahui jenis kelas yang bisa kamu ikuti. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu!
*** Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  
Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup u…

Selingan Semusim: Apakah Atas Nama Cinta Semua Menjadi Halal?

Judul: Selingan Semusim
Penulis: Alaika Abdullah
Tebal: 197 halaman
Genre: Roman-erotis

Selingan Semusim adalah sebuah kisah cinta terlarang antara Novita dan Fajar Kenapa terlarang? Bukan karena perbedaan agama, ideologi atau karena tingkat sosial, melainkan karena mereka berdua sama-sama sudah menikah dan keadaan rumah tangga mereka baik-baik saja.
Kisah cinta ini dibumbui dengan adegan seksual yang diceritakan dengan eksplisit. Karena itulah novel ini memang layak disebut sebagai novel dewasa, 21 tahun ke atas.
Kisahnya sendiri berawal dari perkenalan antara Novita dan Fajar dalam sebuah acara kerja lalu berkembang menjadi sebuah affair yang ternyata berkesan bagi keduanya. Walaupun mereka kemudian berpisah karena memikirkan keutuhan keluarga masing-masing, tetapi mereka tidak saling melupakan.
Tragedi tsunami Aceh juga dimasukkan oleh penulisnya ke dalam cerita ini, dan menjadi salah satu unsur yang mengubah jalan cerita. Kalau dulu Novita adalah seorang isteri yang tidak bisa pe…