Skip to main content

Aplikasi Smartphone untuk Latihan Menulis



Mimpi jadi penulis, tapi menyerah sama writer's block? Aduh, sayang mimpinya. Nggak bisa nemu ide, mentok. Nggak tau mau mulai dari mana, mentok. Nggak tau cerita mau dibawa ke mana, mentok lagi. Bayangkan penulis jaman dulu, di mana internet belum ada. 


Sebanyak apa alasan yang bisa mereka kemukakan? Riset aja harus ke perpustakaan, membaca buku-buku referensi yang tebal karena Google belum ada untuk bisa membantu mereka dengan key word. Mau cari ide untuk memulai cerita, harus sering-sering baca buku, kadang pinjam karena buku mahal. Mau cari inspirasi, harus punya ongkos ke lokasi setting cerita demi mendapatkan gambaran real, karena foto-foto susah didapat.

Betapa enaknya jadi penulis jaman sekarang. Semua ada di layar laptop, bahkan dalam genggaman tangan. 



Bahkan mau latihan menulis pun sekarang ada aplikasinya. Namanya Writing Exercise. Di sana kamu bisa menemukan banyak prompt untuk memulai latihan menulismu. Pada dasarnya aplikasi ini menyediakan prompt atau kalimat/ide pancingan untuk memulai tulisanmu.

Mau cari karakter tokoh yang anti mainstream dengan latar belakang tidak biasa? Kamu mentok ide? Coba klik Random Character di Writing Exercise. Coba mulai ceritamu dengan tokoh perempuan usia 28 tahun yang datang dari keluarga miskin, tinggal di sebuah apartemen kecil di sebuah kota dan kehadirannya tidak pernah berkesan untuk orang lain.


Atau kamu bingung memulai sebuah cerita karena kalimat pertama adalah penentu? Coba klik Random First Line. Kamu bisa pilih macam-macam kalimat pembuka lalu meneruskannya menjadi sebuah paragraf. Misalnya: 

Perempuan itu berhenti untuk menarik napas, lalu ia menoleh ke belakang. 

Apa kalimatmu selanjutnya untuk membuat kalimat pembuka itu menjadi sebuah awal rangkaian cerita? Latihan yang bagus, kan?


Kalau kamu butuh contoh-contoh alur cerita atau plot, klik aja Random Plot. Kamu bisa pilih juga contoh-contoh plot di sana. Atau kamu lagi bingung mencari tema baru untuk tulisanmu? Coba ubek-ubek Random Subject. 

Intinya, nggak ada alasan untuk nggak nulis. Apalagi kalau pakai alasan writer's block atau nggak ada ide. Hari gini, ide makin mudah didapat. Lewat aplikasi smartphone pun bisa. Tinggal install, lalu mulai menulis. Selamat mencoba.


Popular posts from this blog

(Berbagi Pengalaman) Prosedur Umum Menerbitkan Buku Melalui Penerbit Besar

Banyak penulis yang belum berpengalaman menerbitkan buku melalui penerbit besar mengalami kebingungan saat sudah mendapat “lampu hijau” dari penerbit. Kebingungan ini mungkin disebabkan oleh euforia karenamengetahui karyanya akan segera dibukukan dan akan dipajang di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. Saking bingungnya, penulis akhirnya hanya bisa pasif menunggu apa selanjutnya yang akan dilakukan penerbit dengan naskahnya. Padahal masih banyak prosedur yang melibatkan penulis secara aktif, sampai buku itu terbit.

Soal bagaimana menembus penerbit, Kampung Fiksi sudah membahasnya di sini. Nah, bagaimana selanjutnya? Suatu hari penerbit menghubungi kamu via email atau telepon, mengabarkan berita yang sudah begitu lama kamu tunggu-tunggu, “Naskahnya mau kita terbitkan. Tunggu kabar selanjutnya dari kami, ya!” Woggh! Silakan merayakan kebahagiaanmu. Tapi jangan lama-lama. Mulailah mengikuti secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan terbitnya buku kamu.

Fase selanjutnya setelah mendap…

Membuat Outline Novel

Mau belajar menulis fiksi: cerpen/novel/editing, bisa bergabung di Kelas Online KF dan belajar sesuai waktu dan kebutuhanmu. Untuk informasi lengkap silakan kirim email ke kelasonlinekf@gmail.com atau klik gambar untuk mengetahui jenis kelas yang bisa kamu ikuti. Tunggu apa lagi? Segera daftarkan dirimu!
***Pernahkah kamu menulis novel lalu kemudian ketika sampai di tengah, kamu tiba-tiba buntu, ga tahu harus ngapain ceritanya? ga tahu tokoh ceritanya harus dibikin bagaimana? Dan karena pusing kamu berhenti menulis novel itu dan membuangnya ke tempat sampah. Sayang sekali, padahal Indonesia membutuhkan banyak penulis.  
Semua orang bisa menulis tetapi tak semua orang bisa menulis novel. Butuh kesabaran, kerja keras, latihan, dan  tentu saja komitmen. Hanya orang-orang yang bertekad kuat dan memiliki disiplin diri yang mampu menyelesaikan novelnya. Jadi kalau kamu ingin menulis novel, kumpukan tekad, komitmen, dan percaya novel kamu akan selesai. Namun tekad dan lain-lain itu tak cukup u…

Selingan Semusim: Apakah Atas Nama Cinta Semua Menjadi Halal?

Judul: Selingan Semusim
Penulis: Alaika Abdullah
Tebal: 197 halaman
Genre: Roman-erotis

Selingan Semusim adalah sebuah kisah cinta terlarang antara Novita dan Fajar Kenapa terlarang? Bukan karena perbedaan agama, ideologi atau karena tingkat sosial, melainkan karena mereka berdua sama-sama sudah menikah dan keadaan rumah tangga mereka baik-baik saja.
Kisah cinta ini dibumbui dengan adegan seksual yang diceritakan dengan eksplisit. Karena itulah novel ini memang layak disebut sebagai novel dewasa, 21 tahun ke atas.
Kisahnya sendiri berawal dari perkenalan antara Novita dan Fajar dalam sebuah acara kerja lalu berkembang menjadi sebuah affair yang ternyata berkesan bagi keduanya. Walaupun mereka kemudian berpisah karena memikirkan keutuhan keluarga masing-masing, tetapi mereka tidak saling melupakan.
Tragedi tsunami Aceh juga dimasukkan oleh penulisnya ke dalam cerita ini, dan menjadi salah satu unsur yang mengubah jalan cerita. Kalau dulu Novita adalah seorang isteri yang tidak bisa pe…