Thursday, July 30, 2015

(Tips Praktis) 6 Cara Praktis Mengatasi Keraguan Saat Menulis

Keraguan bisa membuat kita menjadi penulis yang berpikiran negatif. Oleh karena itu kunci untuk mengatasi keraguan diri adalah berpikir positif. 

Bagaimana caranya?

1. Mulai dari dalam. Kita harus meyakinkan diri sendiri bahwa kita adalah penulis yang baik. Cobalah berlatih setiap malam  dengan mengatakan “Saya akan menulis sebuah naskah novel/cerpen yang bagus” atau “Saya penulis yang baik.”  Ada istilah, "Fake it until you make it!" Dengan cara ini, kepercayaan diri ditingkatkan dan pikiran-pikiran negatif diminimalkan.

2. Dukungan. Setiap selesai menulis berikan tulisan pada orang terdekat. Keluarga, sahabat, teman, atau guru yang bisa memberi masukan positif, yaitu yang dapat memberikan kritik yang membangun sehingga kita dapat mengetahui kelemahan dan kekuatan tulisan.

3. Komunitas. Birds with a feather flock together. Maksudnya, orang-orang dengan pemikiran yang sama biasanya akan membentuk komunitas untuk saling support agar dapat lebih berkembang. Bergabunglah dengan grup-grup menulis di sekitarmu atau bentuk sendiri klub menulis bersama teman-teman yang memiliki hobi yang sama. Terimalah masukan dan kritikan dari mereka.

4. Kursus. Jika punya biaya, ikutlah kursus menulis, jika biaya kurang coba manfaatkan internet. Bacalah cara-cara menulis yang baik di internet. Ada ribuan sumber jika kau rajin mencari. Kampung Fiksi punya Kelas Menulis Online, berbiaya murah tapi kaya materi lho..

5. Realistis dan Optimis. Tidak ada di antara kita yang sempurna. Jadi kalau naskahmu ditolak bukan berarti naskahmu tidak bagus. Cobalah perbaiki dan kirim ke penerbit lain. Sekarang banyak kok penerbit yang mencari penulis.

6. Doa. Walau diletakkan pada posisi terakhir bukan berarti tidak penting. Bila menulis adalah panggilan dan misi hidup kita, yakinlah Tuhan selalu bersama kita dan apa yang kita tulis.

Semangat!